Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pemerintah Kota Mojokerto mendorong evaluasi pembangunan berbasis kajian ilmiah untuk memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi dalam Sosialisasi Hasil Kajian Statistik Kota Mojokerto Tahun 2026, yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Kantor Kelurahan Jagalan, Selasa (27/10). Kegiatan ini dihadiri perwakilan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Mojokerto.
Cak Sandi, sapaan akrabnya, menekankan pentingnya penelitian ilmiah sebagai landasan untuk menilai capaian pembangunan secara objektif sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pencapaian target pendidikan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pelayanan publik, tetapi juga harus tercermin dari perubahan kualitas hidup masyarakat.
“Keberhasilan administratif harus senantiasa diuji dengan keberhasilan substantif,” tuturnya.
Ia menekankan perlunya pendekatan lintas sektor dalam menangani persoalan pembangunan. Isu pendidikan, kesempatan kerja, penguatan usaha, dan kualitas lingkungan, misalnya, membutuhkan koordinasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Saya mendorong agar hasil kajian dapat menjadi bahan diskusi bersama untuk mengidentifikasi persoalan prioritas dan merumuskan langkah penanganan yang melibatkan perangkat daerah terkait,” katanya.
Melalui hasil kajian ilmiah, ia berharap perumusan kebijakan dan evaluasi pembangunan semakin objektif, terarah, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan warga.












