Daerah

Peringati Sumpah Pemuda, UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia

×

Peringati Sumpah Pemuda, UIN KHAS Jember Luncurkan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia

Sebarkan artikel ini
Pusat Studi kesejahteraan lansia diluncurkan di UIN KHAS Jember. (Foto UIN KHAS)

Jember,Sekilasmedia.com-Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember meresmikan Pusat Studi Kesejahteraan Lansia. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perguruan tinggi dalam merespons persoalan sosial masyarakat melalui riset dan pengabdian.

Peluncuran pusat studi yang digelar di Hotel Bintang Mulia Jember tersebut dikemas bersamaan dengan seminar bertajuk solidaritas antargenerasi. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas, serta menghadirkan dua pakar, Prof. Dr. Tri Budi Raharjo dan Dr. Tri Suratmi, M.Pd., sebagai pemateri.

Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober dinilai memiliki kaitan erat dengan peluncuran pusat studi ini. Jika pemuda 1928 bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan, generasi muda saat ini dituntut meneruskan semangat tersebut lewat aksi nyata, termasuk memedulikan kesejahteraan kaum lansia.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo Resmikan Puskesmas Sidodadi  Kecamatan Candi

Kesejahteraan lansia tidak sekadar pemenuhan bantuan material, tetapi juga mencakup penghormatan atas martabat, pemenuhan kebutuhan sosial, dan penyediaan lingkungan yang inklusif. Hubungan antargenerasi menjadi krusial karena lansia memiliki pengalaman dan nilai sejarah yang berharga untuk diwariskan kepada pemuda.

Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa institusi pendidikan tidak boleh hanya terjebak pada urusan administratif atau struktur kepengurusan semata.

“Kita harus memahami bahwa organisasi bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan bagian penting dari struktur sosial masyarakat. Keberadaan organisasi tidak cukup hanya terlihat dalam struktur kepengurusan, tetapi juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya, Rabu (28/10/2026).

Ia berharap keberadaan pusat studi ini dapat menjadi jembatan antara teori akademik dan realitas sosial, sehingga kajian yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan warga lanjut usia di lapangan.

BACA JUGA :  Usai Demo : Polemik Fasos Akan Dikaji Ulang Usai Mediasi Petani dan Warga Puncu dengan BPN Kab.Kediri

Peluncuran Pusat Studi Kesejahteraan Lansia juga menjadi ruang untuk mempertemukan energi dan inovasi anak muda dengan pengalaman para lansia. Di era digital, pemuda dapat berperan aktif memberikan pendampingan sosial serta mengedukasi masyarakat agar tidak ada generasi yang terabaikan.

Sementara itu, bagi Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember, langkah ini memperluas makna dakwah itu sendiri. Dakwah tidak lagi sebatas ceramah keagamaan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial, penguatan solidaritas, dan perlindungan martabat manusia.

Ke depan, Pusat Studi Kesejahteraan Lansia dirancang untuk menjalankan riset berkelanjutan, edukasi publik, hingga program pendampingan berbasis komunitas demi mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Penulis: Aurel Editor: Kayla