
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Dibalik kekurangan seseorang pasti tersimpan kelebihan. Begitulah Tuhan menciptakan makhlukNya dengan seadil-adilnya. Seperti halnya yang di alami oleh Wiwit Santika (8 ) ini. Bocah asal Desa Kedungsari RT 04/ RW 02 Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto ini terlahir dalam keadaan cacat kedua mata.
Meskipun terlahir tuna netra, Sriyati ibunya, tidak patah semangat untuk mengasuh anaknya. Ia tetap bersabar menyekolahkan anaknya di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Saat ini Wiwit adalah Salah satu Siswi kelas 3 SLB Kemlagi. Dalam olah vokal, Wiwit termasuk siswi yang mempunyai suara yang merdu dan bening. Bakat vokalnya ini terlihat ketika Wiwit masih berusia 5 Tahun. Sekarang usia Wiwit sudah 8 tahun.
Anak perempuan dari pasangan Sriyati dan Sutomo ini kerap tampil di acara Orkes Melayu pada hajatan di kampung maupun event-event lainnya.
Seperti halnya di Acara Kopdar Info Lantas Mojokerto yang di gelar di Wisata Ubalan, Pacet pada minggu, (3/11/19) kemarin, Wiwit adalah salah satu penyanyi di acara tersebut.
Dengan melantunkan tembang berjudul “Ampunilah”, banyak penonton yang tak kuasa menitikkan air mata karena terharu. Rasa haru itu membuat para penonton dengan suka rela memberi sejumlah uang pada Wiwit.
Ditemui awak media di rumahnya, Desa Kedungsari Kemlagi, ibu wiwit memaparkan bahwa memang banyak penonton yang terharu ketika Wiwit bernyanyi.
“.Gak tau kenapa ya saat wiwit bernyanyi, banyak penonton yang menangis. Mungkin karena terharu dengan kondisi wiwit yang tidak bisa melihat ini.” Ungkapnya.
Sriyati menambahkan bahwa Wiwit sudah ada rekaman yang masuk ke Youtube. “.Kalau di Youtube sudah ada, saat itu dia menyanyikan lagu Ampunilah dan Lagu Mutiara Kasih Bunda. Jadi kalau mencari di Youtube ya tinggal ketik Wiwit Santika gitu aja.” Jelas ibu Wiwit.(As)





