
Mojokerto, Sekilasmedia.com – Pengenalan permainan tradisional memang sesuatu hal yang sangat diperlukan kepada anak – anak. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam proses pengenalan ini. Seperti kegiatan Festival Taman Dolanan yang diselenggarakan pada tanggal 16 November 2019 yang digagas oleh Komunitas Taman Hidup. Salah satu Komunitas yang menaungi dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini berpusat di Halaman Cagar Budaya Wringin Lawang. Di Desa Jati Pasar, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan – permainan tradisional yang sudah lama hampir punah karena tidak lagi banyak dijumpai.
Acara ini diawali dengan sungkeman dari peserta lomba kepada orang tuanya, hingga akhirnya dilanjut perlombaan. Acara ini juga dimeriahkan pagelaran Wayang Beber dari Sanggar Panji Warengku

Acara ini juga didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto, sekaligus PMI Kabupaten Mojokerto.
Total permainan yang disediakan oleh panitia berjumlah 8 permainan, dengan 3 permainan dilombakan dan 5 permainan lainnya sebagai pelengkap.
“Tujuan kami mengadakan kegiatan ini hanya saja kita berusaha memperkenalkan kembali kepada masyarakat terutama kepada anak – anak yang masih berusia dini agar tidak terlupakan oleh mereka. Selain itu, kita juga berusaha memperdalam dunia pendidikan mereka. Disini mereka bisa belajar pendidikan karakter, pendidikan moral, pendidikan sosial budaya” ujar Aldias Biung Sankra selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua Komunitas Taman Hidup.
Acara ini juga dihadiri oleh Sudiono, S.H,M.M, selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto, Danramil Trowulan, Kapolsek Trowulan, dan Juga Camat Trowulan.
“saya sangat mendukung sekali acara semacam ini, dari acara ini semoga masyarakat khususnya wilayah Kabupaten Mojokerto lebih mengenal lagi, lebih memahami lagi, macam – macam permainan tradisional yang ada di Indonesia sejak dulu ini. Atau dengan kata lain, kita kembali lagi menguri – uri permainan – permainan tradisional dari Leluhur kita”. Ujar Sudiono, S.H,M.H selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto.
Warga merasa senang dengan adanya acara ini. Hingga acara ini berakhir, masih tetap banyak pengunjung dan peserta yang masih berada ditempat.(nggih)





