Daerah

Bentuk Satgas Rabas Guna Tanggapi Aduan Lembaga PSSA Terkait Listrik Padam

×

Bentuk Satgas Rabas Guna Tanggapi Aduan Lembaga PSSA Terkait Listrik Padam

Sebarkan artikel ini
Bentuk Satgas Rabas Guna Tanggapi Aduan Lembaga PSSA Terkait Listrik Padam
Foto Tampak Bagian depan Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo
Bentuk Satgas Rabas Guna Tanggapi Aduan Lembaga PSSA Terkait Listrik Padam
Foto Tampak Bagian depan Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Persoalan sering padamnya aliran listri di wilayah Kecamatan Banyuanyar sekitarnya kini muncul permukaan dan diadvokasi oleh lembaga Pusat Studi Supervisi dan Advokasi (PSSA) yang berkantor di Jl. Ir. Juanda Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Bertahun-tahun masyarakat Kecamatan Banyuanyar seolah-olah menderita atau tersiksa akibat sering padamnya aliran listrik. Akhirnya beberapa warga harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli generator.

Melihat persoalan tersebut, lembaga Pusat Studi Supervisi dan Advokasi (PSSA) mengadu ke DPRD Kabupaten Probolinggo untuk memperjuangkan nasib masyarakat sekitar Kec. Banyuanyar agar mendapatkan aliran listrik terus menerus dengan mutu yang baik.

“Kami telah mengadukan hal tersebut kepada DPRD Kabupaten Probolinggo. Awal kami surati tanggal 20 Agustus 2019. Kemudian kami berkirim surat lagi tanggal 6 Desember 2019. Salah seorang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo telah mengontak saya dan dalam waktu dekat akan mengundang kami datang ke DPRD terkait persoalan listrik tersebut,” ujar A. Mukofi dikantornya pada Sabtu (21/12).

BACA JUGA :  NH Bagikan Ribuan Paket Sembako, Janda Tua Dhuafa juga berhak bahagia saat Ramadan Tiba

Dimintai tanggapannya terkait aduan dari lembaga Pusat Studi Supervisi dan Advokasi, Jon Junaidi yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo menyatakan jika sangat berapresiasi atas aduan dari lembaga Pusat Studi Supervisi dan Advokasi, dan telah dibentuk Satgas RABAS.

“Yang jelas ada sinergi dan komitmen 3 lembaga (Pemkab Probolinggo, DPRD Kabupaten Probolinggo, dan PLN) untuk menyelesaikan persoalan seringnya padamnya listrik didaerah Banyuanyar. Kami juga berkomitmen untuk Kecamatan selain Banyuanyar. Kami telah menggelar Rakor, dan Rakor itu dihadiri DPRD Kabupatem Probolinggo (Jon Junaidi dan Lukman Hakim), Pemkab Probolinggo (Sekda dan ada 6 OPD yg hadir dan beberapa Camat yg wilayahnya sering padam), serta PLN (3 kepala PLN semua hadir, Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kraksaan). Alhamdulillah action camat membentuk SATGAS RABAS pohon berkolaborasi dg pihak PLN, dan 90% sudah selesai. Karena 70% padam akibat pohon, ranting pohon yg terlalu dekat dg instalasi PLN, dan setiap hari kita selalu berkordinasi dg membentuk group whatsapp. Rencana lembaga Pusat Studi Supervisi dan Advokasi tetap akan diundang ke kantor DPRD Kab. Probolinggo,” jelas Jon Junaidi.(Mul)