
Palangka Raya, Sekilasmedia.com – Dunia pendidikan tanpa adanya peran serta masyarakat dan peran dewan guru di lembaga dimana tempat mereka mengajar, Gedung Balai Pertemuan Debora untuk kegiatan proses belajar mengajar, ekstrakuliker dan keagamaan / Ibadah umat Nasrani serta hindu Dharma lainnya, untuk Umat muslim tersedia mushola SMAN 4 Palangka Raya, 28/1/2020.
Media Sekilas Media.com Kalteng saat menemui Kepala SMAN 4 Palangka Raya Yenihayati, S.Pd. M.Pd menjelaskan bangunan Gedung Balai Pertemuan Debora tersebut.
“Kami membangun Gedung Balai Pertemuan Debora, ini urunan atau patungan dewan guru dan ada jua donator donator yang membantu bahan bahan bangunan, sehingga berdiri awal nya dari pondasi sampai atap gedung, bangunan ini hampir 80 persen.” Ucap Yeni.
SMAN 4 Palangka Raya selalu mengedepankan kualitas pendidikan peningkatan pelayanan pembinaan terhadap murid murid melalui bergabai kegiatan.proses belajar mengajar dan ekstrakurikuler, adanya Balai Pertemuan Debora ini murid murid bisa mengguna berbagai kegiatan sekolah.
” Biaya membangun Balai Pertemuan Debora ini tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah ini murni patungan dari dewan guru dan para donatur yang menyumbang, kami buat Balai Pertemuan Debora adalah kesepakatan bersama. Dan tidak ada bantuan dari Pemerintah daerah Provinsi Kalteng.” Ungkap Kepsek SMAN 4 Palangka Raya kepada media Sekilasmedia.com Kalteng di ruang kerjanya.
Selanjutnya Kata Yeni.menambahkan “Gedung Balai Pertemuan Debora sebagai sarana ibadah, dan kegiatan sosialisasi yg menampung cukup banyak tamu. Pembangunan ini hasil kumpulan dana swadaya dari bpk ibu guru dan orang tua siswa Donator. Ditambah Tahun 2019 kami ada bantuan DAK berupa Ruang sumber belajar inklusi dan pembangunan toilet baru utk siswa dan guru. Tks kpd bpk gubernur melewati dinas pend provinsi yang sudah membantu kami.” Ucap Yeni dengan air mata yang berkaca kaca , di kernakan gembira.
SMAN 4 Palangka Raya juga selaku Sekolah yang menerima murid khusus, (inklusi) dalam.pembinaan nya selalu diperhatikan sama dengan murid lain (normal) dan Pemerintah daerah Provinsi Kalteng memberikan dua ruangan untuk murid khusus (inklusi)
“Yeniharyati, mengucapkan sekali lagi banyak terima kasih kepada bapak Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran, telah memberi pasilitas satu unit gedung khusus ( inklusi) dan satu unit tempat WC untuk SMAN 4 Palangka Raya, yang perduli dengan pendidikan semoga Kalteng Berkah maju dan jaya,” tutup Yeni.(Hadiboy)





