
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Program penggalakkan sistem tanam tumpang sari dan penanaman komoditas kedelai kelompok sawah tani (Poktan) demi panen yang maksimal , di gelar Didusun Selok Ondung, Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, pada hari Rabu, (29/01/2020)
Jika untuk mendukung peningkatan produksi hasil pertanian, petani di minta menggalakkan sistem tanam tumpang sari di lahan sawah, ujar Danramil 0821/16 Rowokangkung kapten Czi Heri Cahyono.
“Dengan menggalakkan sistem tumpang sari di lahan sawah, maka nantinya dapat mendukung peningkatan hasil panen, sehingga dapat menunjang tercapainya tujuan program Ketahanan Pangan Nasional,” ujarnya.
Adapun itu Heri mengutarakan, bukan hanya Masyarakat, sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga bertugas mendampingi dan membantu petani dalam upaya meningkatkan hasil panen diwilayah tersebut selain bertugas melaksanakan kemiliterannya.
“Dengan menanam kedelai di sepanjang pematang sawah, diharapkan hasilnya dapat menambah pendapatan petani, sehingga tujuan program Ketahanan Pangan Nasional dalam meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dapat tercapai, khususnya di wilayah Kecamatan Rowokangkung,” ungkapnya.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Rowokangkung Sudarsono juga mengutarakan sebagai berikut, Bahwa benih komoditas kedelai yang di tanam tersebut, berasal dari pemerintah yang di peruntukkan kepada petani yang ada di wilayah tersebut, dan juga Kecamatan Rowokangkung mendapat bantuan benih kedelai sebanyak 3,15 ton yang diperlukan bagi 70 hektare lahan sawah petani.
‘Semoga dengan bantuan tersebut, pendapatan petani dapat bertambah, sehingga dapat menunjang peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Rowokangkung,” ujarnya.
Kegiatan penanaman benih kedelai secara simbolis tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Forkopimcam Rowokangkung, dan Ketua Poktan se-Kecamatan Rowokangkung, Pungkasnya. (Doris/lor)











