Daerah

Bupati Dan Ketua TP PKK Apresiasi Inovasi ‘Ngopi Seduh’ Diskes Lumajang

×

Bupati Dan Ketua TP PKK Apresiasi Inovasi ‘Ngopi Seduh’ Diskes Lumajang

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dan seluruh jajarannya mempunyai inovasi “NGOPI SEDUH” Yang bertujuan mampu menyelesaikan permasalahan terkait Ibu Hamil dan menekan Angka Kematian Ibu (AKI), di Gedung Narawita Agung, Selasa (10/3/2020

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarina Thoriq mengapresiasi inovasi Ngopi Seduh yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dan seluruh jajaran yang terlibat dalam program tersebut.

“Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan, teman-teman petugas medis, seluruh kader dan semua yang telah melakukan upaya untuk memberikan perhatian kepada para Ibu Hamil”, Ujarnya.

BACA JUGA :  Ditpolairud Polda Jatim Ringkus Sindikat Penyelundupan Benih Lobster Luar Negeri

Dengan adanya inovasi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu mengungkapkan Inovasi tersebut merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat.

Cak Thoriq juga mengajak kepada petugas puskesmas dan para kader kesehatan untuk mendeteksi setiap permasalahan yang ada di Masyarakat agar penangananya lebih cepat dan bisa segera di selesaikan.

“Kita punya tanggung jawab kepada ibu hamil yang rentan terhadap permasalahan, maka dari itu, Ayo mendeteksi persoalan sejak dini, untuk melakukan antisipasi terhadap hal-hal yang menjadi kekhawatiran Masyarakat”, Cakapnya.

BACA JUGA :  BUPATI MENGAJAK MASYARAKAT UNTUK TERUS MENGABDI DAN BERPRESTASI

Demi meningkatkan kesadaran masyarakat terkait Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Ignasius Wibowo mengatakan, program kegiatan tersebut harus dilakukan secara bersama-sama, karena kegiatan tersebut merupakan program kerjasama lintas sektor.

Adanya kegiatan tersebut juga untuk menguatkan program P4K oleh Bidan Desa dan kader sebagai salah satu bentuk aplikasi program Gubernur, Konsultasi Pintu ke Pintu (KOPIPU), meningkatkan kesadaran Masyarakat terkait pentingnya P4K, menekan Angka Kematian Ibu (AKI), dan melakukan seleksi dan rekrutmen calon pendonor darah di Puskesmas”, Pungkasnya. (Doris/Maria)