Forkopimka Tempursari Mengimbau Masyarakat, Guna Pemutusan Mata Rantai Virus Corona

×

Forkopimka Tempursari Mengimbau Masyarakat, Guna Pemutusan Mata Rantai Virus Corona

Sebarkan artikel ini

 

Forkopimka Tempursari meninjau lokasi SMP negeri 1 Tempursari yang akan di jadikan tempat karantina bagi warga yang baru datang dari luar kota (kerja) selama 14 hari, Kamis (9/4/2020) siang.

LUMAJANG, Sekilasmedia.com– Forkopimka Tempursari meninjau lokasi SMP negeri 1 Tempursari yang akan di jadikan tempat karantina bagi warga yang baru datang dari luar kota (kerja) selama 14 hari, Kamis (9/4/2020) siang.

Camat Tempursari Sarjito Wibowo,
S.STP., kepada warga Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, mengimbau yang ada di perantauan untuk tidak pulang kampung dulu, dan kepada semua Masyarakat jangan lupa pakai masker saat keluar dari Rumah.

Hal tersebut di sampaikan Sarjito Wibowo,
S.STP., Selaku Camat Tempursari seusai meninjau lokasi karantina di Halaman sekolah SMP NEGERI 1 Tempursari.

“Kami Forkopimka Tempursari, dengan ini mengimbau kepada seluruh Masyarakat Kecamatan Tempursari yang memiliki kerabat yang saat ini mungkin bekerja, atau posisi di luar kota maupun di luar negri, tolong di hubungi (dihimbau) untuk sementara tidak usah mudik dulu, yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona (Covid-19),” jelas Camat Tempursari.

“kami mohon dukungan panjenengan semua, untuk memgimbau warga yang di luar Tempursari jangan mudik dulu, kalau masih ngeyel masih ngotot ya tempat ini yang kami siapkan untuk karantina selama 14 hari,”tegasnya.

Bila warga perantau rindu dengan orang tua dan saudara di kampung halaman, silahkan berhubungan melalui sosial media maupun telepon. Manfaatkan fasilitas-fasilitas di perantauan dan ikuti arahan serta imbauan pemerintah setempat.

Dalam mencegah Covid-19 ini, Sarjito Wibowo, S.STP., meminta kerjasama Masyarakat dan semua pihak untuk mensosialisasikan dan melaksanakan imbauan, antara lain perilaku hidup bersih dan sehat, bekerja, belajar dan beribadah di rumah, pembatasan sosial dan jarak fisik (social & physical distancing) dan jangan lupa pakai masker saat keluar rumah, untuk mencegah tertularnya virus corona, “Pungkasnya. (Maria)