Ini Cara Pemangku Wilayah Tempursari Dan Relawan Atasi Covid-19

×

Ini Cara Pemangku Wilayah Tempursari Dan Relawan Atasi Covid-19

Sebarkan artikel ini

 

Pengrajin masker Ernawati, siap membagikan masker kepada masyarakat.

LUMAJANG, Sekilasmedia.com- Apapun upaya dan usaha telah dilakukan dalam
pencegahan virus covid-19, seperti cara penyemprotan cairan desinfektan, jaga jarak antar sesama, tidak boleh keluaran rumah, jauhi kerumunan massa dengan jumlah banyak untuk memutus rantai virus corona (covid-19).

Bahkan untuk mengantisipasi virus tersebut, Relawan Anti Covid-19 (RAC) Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, sudah membagikan 2000 lebih masker gratis kepada Masyarakat Tempursari.

Seperti halnya yang dilakukan dari salah satu relawan yang bernama, Ernawati Erlangga, bersama para relawan RAC di rumahnya membuat (menjahit) berbagai macam bahan masker untuk dibagikan secara gratis kepada warga Masyarakat.

Hal tersebut dilakukannya, karena warga
merasa kesulitan untuk membeli masker, selain sulit harganya juga sangat mahal. Disamping itu, menurut relawan RAC di tengah pandemi covid-19 seakan – akan telah dimanfaatkan oleh penjual masker, karena harganya bisa berlipat ganda dari harga biasanya.

Menurut Ernawati erlangga, kegiatan yang dilakukan bersama para relawan RAC, hanya ingin pembantu Masyarakat agar dapat melakukan pencegahan virus covid-19, dirinya juga berharap kegiatan yang dilakukan bersama tersebut bisa membantu Masyarakat Tempursari, tim relawan juga besyukur sudah berhasil membagikan kurang lebih 2000 masker kepada Masyarakat.

BACA JUGA :  Anggota Dewan Suryadi Malang Kota Dirikan Gubuk Aspirasi Suryadi Center

“Awalnya kami (Relawan RAC) sangat prihatin, melihat warga yang kesulitan membeli masker, adapun masker yang bisa dibeli harganya sangat mahal mas. Disitulah tumbuh rasa ingin membantu Masyarakat, dengan cara gotong royong membuat masker. Semoga dengan seperti ini kami bisa membantu warga mencegah virus Covid-19. alhamdulillah kemarin tim relawan bisa membagikan 2000 lebih masker gratis kepada warga, Masyarakat”Kata Ernawati, Jum’at (10/04/2020).

Selain itu, Sarjito Wibowo Camat Tempursari mengatakan, sebenarnya sudah lebih 2000 masker gratis, (baik itu yang beli jadi maupun dibuat sendiri dari bahan kain) sebagai bantuan dari donatur dan relawan di Kecamatan Tempursari, masih banyak yang akan di bagikan.

“Ini sebagai bentuk kepedulian maupun dukungan swadaya masyarakat, untuk mengantisipasi penyebaran covid 19, hal ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat positif dan menginspirasi semua pihak”

“Kami menghimbau kepada Masyarakat, yang bisa menjahit agar mau berbagi tenaga dengan membuat masker untuk di bagi secara gratis kepada Masyarakat, terutama bagi orang-orang yang ingin sedekah, bisa kain atau keperluan bahan membuat masker,selain bantuan masker gratis, juga banyak donatur dan relawan yang sudah menyumbang dalam bentuk uang, tenaga, makanan, bahkan bahan desinfektan dan yang lainya untuk mendukung pelaksanaan penjagaan akses masuk Tempursari,”Terang Sarjito Wibowo, sebagai pemangku wilayah.

BACA JUGA :  Ini Penampakan Desa Dukuh Yang Wakili Kabupaten Kediri di Lomba KTS Jatim

Sementara itu, menurut Kapolsek Tempursari, Iptu. Hariyanto, SH. MH., saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp menyatakan, masyarakat Kecamatan Tempursari sangat antusias dan mendukung atas kepedulian dan gerakan dalam mencegah atau memutus siklus covid-19, sehingga langkah nyata yang diambil oleh masyarakat adalah membuat masker dengan biaya sendiri dan secara begotong-royong.

“Kemudian terkumpul banyak masker, bahkan berjumlah ribuan masker yang siap diberikan pada warga, dan sebagian sudah ada yang di bagikan kepada Masyarakat. Ini pertanda baik perkembangan dalam pencegahan yang dilakukan selama ini, semoga covid19 ini segera terbasmi dan hidup Masyarakat kembali normal seperti sedia kala,” tegas Iptu.Hariyanto, SH.MH.

Masih menurutnya, bahwasannya dalam menyikapi situasi dan kondisi seperti ini, pihaknya berharap Mastarakat dapat mematuhi himbauan yang ada.

“Kami harap Masyarakat tetap patuh terhadap himbauan dari pemerintahan. contohnya: Hidup bersih sering mencuci tangan. Jangan keluar rumah jika tidak mendesak. Keluar rumah wajib memakai masker. jaga jarak dengan orang lain dan
Hindari kerumunan massa,” pungkasnya. (Doris).