
Probolinggo, Sekilasmedia.com – Dalam rangka kesiapsiagaan menjelang hari raya idul fitri 1441 Hijriyah, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri memimpin sidak peredaran makanan minuman (mamin) di swalayan Kota Probolinggo, Selasa (19/05) pagi.
Kunjungan pertama Walikota Habib Hadi mendatangi GM Toserba sekira pukul 08.00 dengan didampingi Sekda drg Ninik Ira Wibawati, Kepala Satpol PP Agus Efendi, Plt Kadinkes dr NH Hidayati, MUI dan Lembaga Perlindungan Konsumen. Sedangkan Wawali Subri bersama tim ke lokasi yang berbeda yaitu di KDS Departemen Store.
Yang menjadi sorotan dari sidak pagi itu adalah tidak ada keterangan makanan kaleng berbahan dasar babi yang tertera di rak. Makanan tersebut penataannya campur dengan makanan kaleng dari daging sapi dan ayam.
Akhirnya petugas mengambil semua stok makanan tersebut di rak untuk kemudian diserahkan ke petugas toko. Perwakilan MUI yang ikut sidak meminta diletakkan ke rak tersendiri dan diberi keterangan agar masyarakat tidak bingung mencari produk tersebut.
“Dari pemantauan ini kami menemukan beberapa hal. Ada bahan makanan dari pork yang campur dengan makanan lainnya, disarankan ada tulisan supaya masyarakat mengetahui. Kalau tidak ada tulisan begini tidak tahu,” ujarnya.
Tim menemukan beberapa makanan minuman yang tidak layak edar lantaran kemasan rusak, kaleng pentok, penulisan izin edar tidak sesuai, produk tanpa kode produksi bahkan ada yang kedaluarsa. Parcel yang sudah dikemas pun tak luput dari sidak petugas.
“Pemantauan ini harus kami lakukan supaya masyarakat berbelanja kebutuhan dengan tenang selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri nanti,” terang Habib Hadi. (Septyan)





