Peristiwa

Perahu Digulung Ombak, Menantu Selamat, Mertua Masih Misterius

×

Perahu Digulung Ombak, Menantu Selamat, Mertua Masih Misterius

Sebarkan artikel ini

 

LUMAJANG, Sekilasmedia.com– Nasib tidak berpihak kepada nelayan asal Warga Dusun Dampar, Desa Bades Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, bernama
Jumingan (50), dan Sapari (30) yang tidak lain adalah menantu dengan mertua.

Pasalnya, ketika mertua dan menantu hendak menangkap ikan dilaut perahunya terbalik dihempas gelombang ombak, tepatnya Jum’at 10 Juli 2020, sekitar pukul 04:00 Wib, di pantai Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Sabtu (11/7/2020).

Menurut informasi yang ada, insiden tersebut terjadi karena kondisi cuaca yang memang tidak mendukung, dimana beberapa nelayan mengatakan Gelombang ombak sangat besar, dan salah satunya yang menjadi korban adalah perahu yang ditumpangi Jumingan dan menantunya Sapari.

Sementara itu, menurut Kapolsek Pasirian Polres Lumajang, Iptu. Agus Sugiharto, SH. MH., mengatakan, terjadinya kecelakaan bermula dari Jumingan dan menantunya Sapari pada hari Jum’at sekitar pukul 06:00 Wib, berangkat melaut untuk menangkap ikan. Namun di saat melewati gelombang ke 3 perahu yang ditumpangi oleh seorang mertua dan menantu itu, tergulung ombak besar sehingga terbalik.

BACA JUGA :  KYAI BUCHORI AMIN, WAFAT SAAT BELIAU CERAMAH

“Korban itu adalah mertua dan menantu, keduanya hendak menangkap ikan di laut, namun ketika akan melintasi gelombang ketiga perahunya digulung ombak hingga terbalik,”Ujar Kapolsek Iptu. Agus Sugiharto, SH. MH

Kapolsek juga mengatakan, bahwa korban Jumingan dengan Sapari itu, saat perahunya terbalik masih berusaha menyelamatkan diri berpegangan perahu yang terbalik. Dirasa menuju ketepi pantai sekitar kurang lebih 100 meter akhirnya ke dua korban berenang sambil minta tolong pada beberapa saksi dengan melambaikan tangannya.

“Saat perahunya terbalik kedua korban berpegangan ke perahu yang terbalik itu, jarak sekitar 100 meter dengan bibir pantai korban berenang dan sempat minta tolong melambaikan tangannya, namun sayang Jumingan hilang digulung ombak sebelum sampai ketepian,” Kata Kapolsek

BACA JUGA :  Remaja di Tulungagung Ditemukan Tewas Gantung Diri

Masih menurutnya, kabar tersebut diketahui saat ada laporan dari Bambang, Kasun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Lumajang, melalui via telepon ke Kepala Desa setempat dan dilanjutkan ke Mapolsek Pasirian Polres Lumajang, dan dibantu anggota Koramil Pasirian juga BPBD, untuk melakukan pencarian korban bernama-sama. Namun berjam-jam aksi pencarian dilakukan masih belum berhasil ditemukan.

“Informasi kejadian itu dari laporan Kasun Dampar melalui via telepon, yang akhirnya beberapa anggota gabungan mendatangi lokasi kejadian untuk mencari korban yang hilang. Tapi hingga berjam-jam upaya yang kami lakukan bersama beberapa anggota yang tergabung, korban masih belum bisa ditemukan,”

Sapari menantunya selamat dan sudah kita amankan dirumahnya, dan Jumingan mertuanya masih belum ketemu sampai sekarang, bahkan kita bersama beberapa anggota yang tergabung sudah melakukan pencarian hingga berjam-jam disepanjang tepian atau bibir pantai dengan jangkauan puluhan kilometer namum korban belum juga berhasil ditemukan,” Pungkasnya (Maria)