Cabup Ikfina Fahmawati Dan Cawabup Gus Barra  Tentukan Ayub Busono Ketua Timses

×

Cabup Ikfina Fahmawati Dan Cawabup Gus Barra  Tentukan Ayub Busono Ketua Timses

Sebarkan artikel ini

 

Foto: para pengusung dari 6 parpol (Demokrat, PKS, Nasdem, PAN, Gerindra, Hanura) bersama Ikfina Fahmawati dan Gus Barra.

MOJOKERTO, Sekilasmedia.com – Jumlah waktu persiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 secara faktual telah banyak terpangkas disebabkan adanya wabah pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang hingga kini belum terprediksi kapan akan berakhir. Begitu pula Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, yang tahapan pendaftarannya di KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) Kabupaten Mojokerto akan dilaksanakan tanggal 4 – 6 September 2020.

Dengan banyaknya jumlah waktu yang terpangkas, menjadikan gerak lebih cepat dari lingkungan Cabup Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si serta Cawabup H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum dan kawan-kawan. Sehingga pembentukan Tim (formal) Pemenangan atau yang tak jarang disebut Tim Sukses (Timses) yang berasal dari ‘para’ partai politik (parpol) pengusung pun dilaksanakan kemarin (16/08/2020) di Guest House, Institute KH. Abdul Chalim, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

Hadir dalam kesempatan tersebut enam (6) parpol yang memiliki 19 kursi terdiri dari Partai Demokrat (5 kursi) yang diketuai Ayub Busono, PKS (4), Partai Nasdem (3) yang diketuai Suwandy (yang juga anggota DPRD Jatim, red.), Partai Gerindra (3) yang diketuai Arif Setiawan, PAN (2) yang diketuai Mohammad Santoso dan Partai Hanura (2) yang diketuai M. Syaikhu Subhan yang juga anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Karena Demokrat memiliki kursi terbanyak diantara 6 parpol tersebut, Ayub Busono Listiyawan SH selaku Ketua Demokrat pun disepakati menjadi Ketua Tim Pemenangan Ikfina – Gus Barra (IKBAR). Sedangkan untuk Sekretaris diserahkan PKS, dan untuk Bendahara dari Nasdem.

BACA JUGA :  Kades Di Mojokerto, Sambut Kedatangan Cawapres Sandiago Uno, Jadi Tersangka Pelanggaran Pemilu.

Suasana forum pertemuan menjadi lebih bersemangat dan hangat dengan adanya kehadiran dan sambutan Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim M.Ag pemangku Pondok Pesantren Amanatul Umah, Kembangbelor, Pacet yang adalah ayahanda Gus Barra. Begitupun saat setelah itu dilanjutkan sambutan dari Ikfina dan Gus Barra.

Pada bagian sebelumnya, saat memberi sambutan usai terpilih sebagai Ketua Tim Pemenangan, Ayub Busono Listyawan SH mengapresiasi atas kepercayaan yang diamanahkan kepadanya sebagai Ketua Tim Pemenangan IKBAR, sekaligus meminta kepercayaan penuh dari elemen yang ada, dengan kinerja yang kompak, sinergis, solid dan maksimal untuk sukses memenangkan Ikfina dan Gus Barra.

Ayub Busono pun yakin bahwa setiap parpol pengusung mempunyai kekuatan dahsyat, dengan kader-kader tangguh dan pemilih yang militan. “Kader-kader yang tangguh dan pemilih yang militan jika digerakkan, maka kemenangan IKBAR tinggal nunggu waktu saja,” tegas Ayub Busono yang juga pernah menjabat Ketua PSSI Kabupaten Mojokerto, memberi apresiasi aset tangguh yang dimiliki para parpol pengusung.

BACA JUGA :  Nelayan Gresik Utara Mengeluh Tak Pernah Diperhatikan Pemerintah

Sedangkan Bacabup Mojokerto dr.Ikfina Fahmawati memberi penghargaan setinggi-tingginya terhadap para parpol pengusung yang menjadi bagian perjuangan IKBAR. “Kami menitipkan diri kepada panjenengan semua, kami betul (benar-benar, red.) akan berjuang sekuatnya untuk menang,” ungkap Ikfina Fahmawati.

Gus Barra pun dalam sambutannya mengatakan bahwa kemenangan harus diraih secara bersatu, berdasar logika yang benar, berdasar agama benar, seraya mengutip hadits. “Persatuan adalah kekuatan, bercerai berai adalah kecelakaan atau adzab,” tegas Gus Barra seraya berharap agar segenap parpol pengusung maupun pendukung untuk mengerahkan segenap kemampuan, segala fikiran, dan hati dalam Pilkada Mojokerto, untuk kemenangan.

Gus Barra juga menegaskan agar memperkuat segala lini termasuk gerakan-gerakan diluar parpol yang sudah konsolidasi. “Tolong diperkuat dengan channel atau jaringan yang dimiliki dari segala lini. Kalau ada celah yang kami tidak mampu menutupi, mohon celah itu ditutupi,” ungkap Gus Barra tak lupa menegaskan pentingnya bersatu, tidak boleh ada hal yang diperselisihkan, (melangkah, red.) dengan kesepakatan, dikoordinasikan.

“Konsolidasi tolok ukur, tidak boleh ditawar sebagai kunci kemenangan, kesuksesan,” tandas Gus Barra memungkasi sambutan. (Siswahyu).