Peristiwa

Pasca Roboh, Kegiatan Ibadah Mushala di Probolinggo Tetap Jalan

×

Pasca Roboh, Kegiatan Ibadah Mushala di Probolinggo Tetap Jalan

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekiladmedia.com – Roboh akibat diterjang angin kencang. Mushala semipermanen yang dibangun secara swadaya di RT 03/RW 04 Perum Puri Bromo Lestari, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan itu rata dengan tanah, Rabu (26/8).

Meski demikian, kejadian tersebut tidak menyurutkan niat warga untuk menunaikan shalat berjamaah maupun anak anak mengaji.

Pantauan di lapangan, Mushala semipermanen di wilayah Perumahan tersebut, Jum’at (28/8) sekitar pukul 19:15 WIB, terlihat puluhan warga tetap melaksanakan shalat Isya meski bangunan musala tersebut roboh. Warga tampak menunaikan beribadah dengan khusyuk.

BACA JUGA :  Polsek Ngantru Bersama Unit Inafis Polres Tulungagung Olah TKP Kebakaran Rumah di Desa Srikaton

“Jamaah masih tetap seperti biasa pak,” kata pengurus musala Al Iklas, Ahmadi.

Selain itu, lokasi di sekitar Musala terpantau aman. Diketahui sebelumnya, Saksi mata, Wawan, warga sekitar mengatakan, saat dirinya sedang memperbaiki pagar rumahnya, tiba-tiba angin berhembus sangat kencang. Atap mushala yang terbuat dari asbes gelombang dan sejumlah tiangnya ambruk.

Terdengar suara ‘bres’ bersamaan dengan ambruknya mushala tersebut. Bangunan ambruk ke badan jalan. Yang tersisa tinggal pondasi dan lantai mushala. Sejumlah warga kemudian berdatangan menyaksikan bangunan yang telah ambruk. Warga kemudian bergotong-royong membersihkan sisa-sisa kayu dan asbes.

BACA JUGA :  8 Siswa Tertimba Bangunan Sekolah Ambruk.

“Saya waktu itu bekerja di depan rumah memperbaiki pagar, memang saat itu angin bertiup kencang sekali. Dan tiba-tiba mushala yang berjarak sekitar 10 meter dari rumah saya roboh, suaranya keras,” katanya.

Kerugian akibat ambruknya mushala ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dengan kejadian ini warga diharapkan lebih waspada terkait kencangnya angin. Sebab setiap pertengahan hingga akhir tahun, Kota Probolinggo memang sering diterpa Angin Gending. (fahrul)