Daerah

Kampanyekan Gerakan Bermasker, Bupati Sumenep Harapkan Pasien Covid-19 Tidak Melonjak

×

Kampanyekan Gerakan Bermasker, Bupati Sumenep Harapkan Pasien Covid-19 Tidak Melonjak

Sebarkan artikel ini

 

Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim bersama Kapolres Sumenep AKBP Darman.

SUMENEP, Sekilasmedia.com – Peredaran covid 19 atau yang biasa dikenal corona di Sumenep, Madura, Jawa Timur belum putus. Makanya, gerakan Sumenep Bermasker harus terus digalakkan dan dilakukan secara massif mulai dari tingkat desa hingga kota.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Madura , Jawa Timur KH. A. Busyro Karim, MSi. Saat menghadiri kampanye Gerakan Indonesia Bermasker (GIB) dan deklarasi anti narkoba, pada Kamis (10/09/2020).

BACA JUGA :  Cek Pelaksanaan Ibadah Malam Natal, Kapolda Jateng Jamin Keamanan Masyarakat Dalam Merayakan Natal

Dalam sambutannya Abuya Busyro Karim menyampaikan, sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan upaya-upaya yang cerdas agar dapat mencegah penyebar Covid-19.

Sebab, kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 316 orang. Sebanyak 270 kasus terkonfirmasi positif dinyatakan selesai isolasi dan sembuh. 32 orang masih dalam perawatan serta 14 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Hal itu dilakukan agar penambahan pasien positif corona tidak melunjak”, ujarnya.

Buya juga menerangkan, pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan cara mematuhi protokol kesehatan, salah satunya yaitu selalu memakai masker.

Maka dari itu kata Abuya, Melalui Kampanye Bermasker, pemerintah membagikan 2 juta masker kepada masyarakat Kabupaten Sumenep guna mencegah penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :  Hari Kesaktian Pancasila, Penggugah Kesetiaan Terhadap Ideologi Negara

A. Buya Busyro Karim menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan realisasi dari Kampanye Bermasker yang di lakukan secara serentak di indonesia.

“Sesuai Inpres No.6 tahun 2020, Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada mayarakat tentang penerapan protokol kesehatan”, tandasnya.

Sementara Kapolres Sumenep AKBP Darman, S.I.K menyampaikan bahwa saat ini kegiatan dengan melakukan pembagian masker di beberapa titik diantaranya pintu masuk pasar tradisional (Pasar Anom), Desa Kolor, Kecamatan Kota.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19.
(*)