Daerah

Forum Santri Gresik Kecam Penghina Salah Satu  Kyai Nu Berpengaruh di Medsos

×

Forum Santri Gresik Kecam Penghina Salah Satu  Kyai Nu Berpengaruh di Medsos

Sebarkan artikel ini
Himpunan Alumni Mambaus Sholihin (HIMAM) bacakan Hizib Nashor di depan rumah H. Nawawi Kasiadi

 

Gresik, Sekilasmedia.com – Kecaman terhadap penghina KH. Masbuhin Faqih, Kyai sepuh NU pengasuh Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik muncul dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Forum Silaturrahim Santri (Forsis) Gresik.

Diketahui, penghina KH. Masbuhin Faqih tersebut adalah H.  Nawawi Kasiadi yang merupakan warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Melalui Grup Whatsapp Warga Nahdliyyin Gresik, H. Nawawi Kasiadi mengomentari video statement KH. Masbuhin Faqih yang merestui pencalonan Gus Yani sebagai Calon Bupati Gresik dengan nada hinaan. Komentar H. Nawawi Kasiadi pun memantik reaksi para Santri dan Alumni Pondok Pesantren Mambaus Sholihin.

BACA JUGA :  Gegara Mau Hutang Tidak dikasih Berujung Pembacokkan

Isi komentar yang dimaksud, “Ngomonge wis gak teteh….😄😄😄ngomong opo iki…😄😄😄 Ngomong ngae wis gak jelas kok Sik Melik ngurusi politik…😄😄😄sadar….sadar….umur Riko kari mek sak gongan….. 😄😄😄☝️👍🙏,” tulis H. Nawawi Kasiadi dalam Grup Whatsapp.

Menanggapi hal itu, Ketua Forsis Gresik, Ahmad Shodiq mengatakan, ujaran penghinaan tersebut sudah kelewat batas. Menurutnya, penghinaan ini sangat melukai hati umat islam khususnya warga NU Gresik.

“Kami mengecam keras pelaku penghina Kyai Masbuhin Faqih, beliau salah satu masyayikh dan Kyai sepuh NU di Gresik, ini sudah melampaui batas dan sangat melukai hati para santri,” kata Shodiq, Sabtu sore (05/12/2020).

Lebih lanjut, Shodiq menegaskan, pelaku harus mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukannya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Prajurit Kulon Dampingi Nakes Berikan Layanan Imunisasi Difteri

“Karena kita semua tau beliau (KH. Masbuhin Faqih, red) adalah Kyai sepuh panutan yang tidak diragukan lagi kesholihannya dan keilmuannya serta  kontribusinya dalam membangun masyarakat gresik yg notabenenya adalah kota santri,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga NU yang terdiri dan para santri dan alumni sejumlah pondok pesantren di Gresik melaporkan H. Nawawi Kasiadi ke aparat Kepolisian. Kediaman H. Nawawi Kasiadi juga dipenuhi warga NU yang menuntut untuk meminta maaf.

Seperti diketahui, KH. Masbuhin Faqih ialah Kyai atau Ulama yang berpengaruh di Gresik.

Selain itu, KH. Masbuhin Faqih juga memiliki silsilah yang mulya dan agung, yakni sampai ke Sunan Giri. Kalau diruntut, KH. Masbuhin Faqih adalah keturunan ke-12 dari kanjeng Sunan Giri Syeih Maulana Ishaq. (rud)