
Blitar, Sekilasmedia.com – Banjir yang melanda Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, sangat disesalkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Abdul Munib. Menurutnya, banjir ini diduga akibat banyaknya pohon keras yang ditebang untuk ditanami pisang cavendish.
“Desa Ngaringan setiap musim hujan hampir di pastikan banjir melanda perkampungan desa ini, diantaranya akibat kurangnya pohon keras sebagai penyerap air. Sebab adanya mengembangkan sentra tanaman pisang Cavendish diwilayah tersebut, ” ujarnya.
“Kami mengharapkan PT Nusantara Segar Abadi (NSA) yang menggarap lahan seluas 300 hektar ini tetap menjaga ekosistem tanaman, sehingga berinvestasi tetapi tidak merugikan masyarakat sekitar. Sedangkan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar disarankan untuk mengingatkan kepada investor untuk memperhatikan dampak lingkungannya, ” tegasnya. ddg





