POLISIKU

Jelang Operasi Lilin Semeru 2020, Polres Batu Musnahkan Ribuan Miras Dan Puluhan Knalpot Brong

×

Jelang Operasi Lilin Semeru 2020, Polres Batu Musnahkan Ribuan Miras Dan Puluhan Knalpot Brong

Sebarkan artikel ini
Foto : Walikota Batu bersama Kapolres Batu saat pemusnahan barang bukti miras dan knalpot brong jelang operasi lilin semeru 2020.

 

Batu, Sekilasmedia.com – Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK, MH memimpin langsung jalannya Upacara Operasi lilin Semeru 2020 dalam persiapan pengamanan hari raya natal dan malam pergantian Tahun Baru (Nataru), serta pemusnahan barang bukti Miras sebesar 2205 botol dari berbagai merk dan juga 50 knalpot brong.

Dalam kesempatan itu dihadiri oleh Walikota Batu, Dewanti Rumpoko bersama Forkopimda Kota Batu, Senin (21/12).

BACA JUGA :  Jalin Silaturahmi dan Sinergitas, Kapolresta Mojokerto Cangkrukan Bareng Awak Media

Menurut Catur sapaan akrab Kapolres Batu, bahwa dirinya akan menurunkan sekitar 300 personil, untuk ditempatkan di 5 Pos Pam yakni Pos Pam Pendem, Pujon, Polsek Kota Batu, Polres Batu dan pesanggrahan. Pos pelayanan ada di pait deket coban ketak.

“Pengecekan rumah ibadah akan dilaksanakan mulai tanggal 24 Desember 2020 atau malam natal dengan mobiling. Keamanan dan pengamanan melibatkan semuanya pemda, ormas, dan instansi terkait ” urainya.

Sasaran operasi semeru kali ini menurut Catur bahwa kondisi sedang pandemi, jadi protap kesehatan harus di terapkan kepada masyarakat, lalu ekskalasi politik juga sedang gencar seperti masalah teroris, radikal, dan juga street crime harus sedini mungkin untuk diantisipasi.

BACA JUGA :  Viral Mobil Berplat Nomor Jepang di Malang, Begini Tindakan Tegas Polisi!

“Antisipasi kerumunan masa nanti ada mobiling roda dua dan sudah ada personil yang ditempatkan di daerah khusus yang jadi spot keramaian dan pasti akan dilakukan semaksimal mungkin” imbuhnya.

Disinggung terkait wacana penutupan Alun-alun Batu untuk disetrilkan jelang malam pergantihan tahun baru, Kapolres masih kordinasi dengan pihak- pihak terkait dan masih dalam tahap perencanaan.

“Yang pasti masih sesuai arahan pemerintah sehingga wisatawan aman, nyaman, dan protokol kesehatan dikedepankan” tegasnya. (BAS)