Pak Wongso Salurkan 1000 Paket Sembako Bagi Warga Desa Bringkang Terdampak Banjir Anak Kali Lamong

×

Pak Wongso Salurkan 1000 Paket Sembako Bagi Warga Desa Bringkang Terdampak Banjir Anak Kali Lamong

Sebarkan artikel ini

 

Tengah, Pak Wongso bersama timnya menyalurkan 1000 paket sembako di perumahan Graha Menganti Bringkang

Gresik,Sekilasmedia.com – Kegiatan sosial bagi Pak Wongso atau Ki Wongso biasa dipanggil, mempunyai nama lengkap  Wongso Negoro yang merupakan putra Dusun Bongso Wetan Desa Pengalangan kecamatan Menganti Gresik ini sudah tidak asing lagi.

Terutama bagi warga yang mengalami kesusahan baik karena bencana alam banjir atau yang lainnya.

Seperti pada Senin (28/12/2020), saat menyalurkan Bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada warga desa Bringkang  kecamatan Menganti terdampak banjir luapan anak kali lamong.

BACA JUGA :  Lomba Dayung Perahu Di Desa Gredek Dalam Rangka Merayakan HUT RI Ke-75, Sangat Meriah

Menurut pengusaha sukses ini, bahwa kegiatan sosial penyaluran batuan  pangan sebanyak 1000 paket sembako kepada warga desa Bringkang  merupakan wujud rasa berbagi dan kepedulian atas musibah tersebut.

” Kegiatan bansos ini juga merupakan kegiatan tahunan  atas inisiatif sendiri tidak ada muatan politis. Murni untuk membantu meringankan saudara kita yang terdampak banjir akibat luapan air anak kali lamong sehingga tidak semakin menderita,” terang Pak Wongso.

Paket sembako ini, kami salurkan di beberapa titik atau lokasi yang terdampak langsung.  Adapun lokasi yang disasar yaitu perumahan Graha Menganti, OMA Indah Menganti, dusun Talun dan dusun Buyuk desa Bringkang, kata anggota DPRD Gresik fraksi Partai Golkar saat memberikan bansos di perumahan Graha Menganti dari pintu ke pintu.

BACA JUGA :  PSHT Parluh 2016 Cabang Blitar Gelar Tasyakuran

Terkait bantuan paket sembako ini, salah satu warga RT 21 RW 9 perumahan Graha  Menganti Bringkang Yulianti (37) nampak bersyukur setelah menerima bantuan paket sembako ini.

” Terima kasih Pak Wongso  atas bantuannya, kami merasa sangat senang. Karena masih ada anggota masyarakat yang peduli pada warga terdampak banjir anak kali lamong seperti kami,” pungkasnya. (rud)