Heri Cahyono Bertekad Gencarkan Gerakan Moral

×

Heri Cahyono Bertekad Gencarkan Gerakan Moral

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Heri Cahyono.

Malang, Sekilasmedia.com – Meski gagal diperhelatan Pilkada Kabupaten Malang 2020 kali ini, Heri Cahyono yang lebih akrab disapa Sam HC terus berjuang menjalankan tekadnya, seperti ibarat, pihaknya tidak ingin menjadi mobil mogok yang didorong masyarakat. Oleh karena itu, ia juga ingin mendirikan Koperasi.

“Isu utamanya ketika mau Pilkada Bupatian atau mau press rilis dan sebagainya saya ibaratkan seperti dorong mobil mogok bahwa tim sukses, pejuangnya hanya dihargai saat fase kampanye. Setelahnya ditinggalkan dan tidak ada gerakan lagi. Apakah mereka diuwongno (dihargai) mungkin hanya sebatas ucapan terima kasih,” terang Sam HC, Senin (28/12).

Biasanya, lanjut Sam HC, terjadi putus hubungan antara calon bupati dengan tim suksesnya setelah ajang Pilkada. Hal ini dinilainya sebagai bentuk krisis moral dan diibaratkan sebagai ikatan kerja seperti free lance bekerja paruh waktu sebatas kampanye, usai ajang Pilkada terus selesai.

“Nah kami tidak, pada orang- orang yang terus berjuang ini kita berikan penghargaan bahwa, ini gerakan moral bahwa kita muncul sebagai gerakan antitesa dari kondisi yang ada. Gerakan moral tidak boleh sama dengan prosesi bupati yang terjadi pada umumnya. Maka kita melihat bahwa capaian kita yang selama ini terjadi di malang jejeg sudah luar biasa. Kita akan teruskan, dengan apa? ini sebuah energy, sebuah jaringan networking yang bisa dimanfaatkan untuk kemasalahatan bersama,” papar sam HC.

BACA JUGA :  Respon Wajib Pajak Terhadap Layanan Samsat Bangil Cukup Tinggi

Ia kembali menegaskan, janji politik serta program kerja yang dibuatnya tidak sebatas untuk kampanye belaka. Pihaknya akan melaksanakan program Jejeg songo (Sembilan.red) dengan konsep berbeda diluar pemerintahan, meski tidak terpilih menjadi Bupati. Sam HC menyebutkan, untuk perbaikan disegala bidang bisa dilakukan dalam dua jalur yakni, melalui jalur kekuasaan dan jalur luar kekuasaan atau pemerintahan.

“Kita masih mempunyai kesempatan untuk memperbaiki diluar jalur kekuasaan, jadi akan kita laksanakan program jejeg songo. Kita main skala prioritas berdasarkan urgensi, kedua infrastuktur. Nah prioritas pertama adalah diekonomi, maka kita membentuk koperasi yang nanti anggotanya yaitu berisi pejuang, relawan, simpatisan, maupun orang-orang yang tidak sepaham dengan kita saat Bupatian,” terang dia.

BACA JUGA :  Melalui Qurban, DQ dan MCI Pamekasan Berbagi Bahagia Bersama Muallaf dan Duafa

Sebagai gerakan ekonomi, Sam HC juga memaparkan bahwa pihaknya akan merangkul siapapun dan membuka kesempatan untuk bergabung di Koperasi primer yang saat ini tengah on going pembuatan ADART, dan bakal selesai pekan depan serta bakal diumumkan ke publik.

“Prioritas kedua Malang Jejeg akan buat LBH (Lembaga Bantuan Hukum) kita akan berikan bantuan hukum kepada masyarakat secara gratis. Ketiga kita akan bentuk media sendiri online atau offline ini nanti juga akan kita umukan ke publik. Karena kita ada 9 program, maka kita laksanakan 3 program dulu, sedangkan yang 6 program lain kita laksanakan tapi belum masuk skala prioritas,” kata Sam HC yang identik dengan memakai topi Koboy.

Sam HC juga merumuskan bahwa, inti program yang digagas tidak sebatas mendirikan koperasi dan lain sebagainya.

“Akan tetapi ini sebagai bentuk penghargaan terhadap teman seperjuangan dan semua relawan maupun simpatisan yang sudah berjuang bersama-sama dalam event Pilkada Kabuapaten Malang” tegasnya. (BAS)