Daerah

Pemkab Probolinggo Siapkan Rapid Test Antigen Masal di Kecamatan Zona Merah

×

Pemkab Probolinggo Siapkan Rapid Test Antigen Masal di Kecamatan Zona Merah

Sebarkan artikel ini

 

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo tengah menyiapkan rapid test antigen masal di 7 kecamatan yang masuk dalam kategori zona merah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Dyah Kuncarawati mengatakan disetiap kecamatan telah disiapkan 1.000 alat rapid test antigen di wilayah Zona merah dan akan dilaksanakan bulan ini.

“Rapid test antigen masal ini akan dimulai pada awal Januari 2021 di Kecamatan Paiton, Kraksaan, Pajarakan, Gending, Dringu, Sumberasih dan Leces. Setiap kecamatan kami siapkan 1.000 rapid test antigen,” kata dr. Dyah Kuncarawati.

BACA JUGA :  Sambil Bagi Masker, Danrem 082/CPYJ Gencarkan Olahraga Gowes

Dyah menambahkan sasaran dari rapid test antigen ini diantaranya pedagang pasar, petugas di tempat keramaian, petugas faskes dan perkantoran, riwayat mengikuti acara bersama (acara kerumunan), tempat perumahan padat serta kontak erat usia muda.

“Petugas yang akan melaksanakan rapid test adalah dokter, perawat, bidan, petugas surveillance/penyuluh, ATLM/Laborat serta satgas kecamatan dan desa,” jelasnya.

Dyah menjelaskan bahwa rapid test antigen ini bukan seolah – olah sebagai kepentingan pemerintah, namun merupakan kebutuhan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo utamanya di Zona Merah.

BACA JUGA :  Cegah Convid-19, Yonif 511/DY Melaksanakan Penyemprotan Disinfektan di Fasilitas Umum

“Pemerintah memfasilitasi 3T, masyarakat disiplin 3M-3K. Bersama-sama, Kabupaten Probolinggo pasti bisa,” tegas dyah.

Hanya Dyah menambahkan bahwa rapid test antigen masal ini nantinya tidak hanya terpaku pada 7 kecamatan zona merah tersebut. Kecamatan lain yang risiko penularannya rendah juga akan dilakukan rapid test antigen masal. Hanya saja, untuk kecamatan tersebut, Satgas hanya menyediakan 100 alat rapid test antigen.

“Oleh karena itu, kedisiplinan bersama perlu terus ditingkatkan demi mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Namun yang terpenting, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai kunci untuk menjaga diri dan sesama agar tetap sehat dan mencegah penularan Covid-19,” pungkanya. (Septyan)