Daerah

Kota Batu Masih Jadi Satu-satunya Zona Kuning di Jatim

×

Kota Batu Masih Jadi Satu-satunya Zona Kuning di Jatim

Sebarkan artikel ini

 

Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, memimpin langsung jalannya Rapat secara virtual. 

Batu, Sekilasmedia.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, memimpin langsung jalannya Rapat Evaluasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (26/01).

Berlangsung secara virtual di ruang rapat utama lantai 5 Balaikota Among Tani, rapat evaluasi ini diikuti oleh Walikota Batu, Wakil Walikota Batu, WaKapolres Batu, Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD dan Kepala Satpol PP Kota Batu.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, mengatakan jika pada intinya Kalau dirinya menangkap, bahwa sesungguhnya proses vaksinasi ini kalau berjalan sesuai schedule itu 15 bulan.

BACA JUGA :  GUSDURian Peduli Salurkan Bantuan ke BPBD Kota Probolinggo

“Pak Presiden memberikan arahan, sedapat mungkin berjalan 12 bulan. Kalau 12 bulan, ini sudah hitungannya satu bulan. Oleh karena itu bagaimana sisa 11 bulan ini, kami mohon semua bersatu padu. Bisa memaksimalkan proses vaksinasi, dan ini yang diharapkan akan terbangun herd immunity. Sehingga proses rantai penyebaran covid ini diharapkan bisa terputus,” jelas Khofifah.

Gubernur berharap, dalam prosesnya nanti, semua pihak yang terlibat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya dengan menerapkan 5M.

“Jadi, proses vaksinasi tentu dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan yang juga ketat. Kalau dulu 3M, sekarang berkembang 5M. Ada lagi berkembang menjadi 6M. Betapa banyaknya yang kemudian harus kita lakukan dengan pembatasan-pembatasan tertentu. Baik (di daerah) yang PPKM maupun yang tidak PPKM,” imbuh Gubernur.

BACA JUGA :  Ketua KPU Sidoarjo menggelar Senam Demokrasi di GOR Delta

Selain terkait proses pelaksanaan vaksinasi, Gubernur juga menyoroti angka kematian pasien covid-19 di Jawa Timur. Hingga 25 Januari 2021, jumlah pasien meninggal ada 7.440 pasien. Sementara pasien sembuh ada 91.782 pasien.

“Hingga saat ini, Kota Batu masih menjadi satu-satunya daerah zona kuning” tuasnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan, drg Kartika Trisulandari, pendistribusian vaksin di Kota Batu akan dilakukan melalui sebuah kegiatan pencanangan.

“Untuk pencanangan, rencananya kami lakukan pada Kamis 28 januari 2021, oleh Wali Kota Batu, Wakil Wali Kota Batu, Forkopimda dan sejumlah tokoh masyarakat” ungkap drg Kartika. (BAS)