
Batu, Sekilasmedia.com – Walikota Batu, Dewanti Rumpoko membuka sosialisasi Perda Kota Batu No. 3 Tahun 2021 tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum dan Pemungutan Retribusi Non-Tunai. Diselenggarakan di Hotel Aster, Rabu (24/2).
Dalam kesempatan tersebut Dewanti Rumpoko dalam sambutanya mengatakan bahwa sistem informasi dan teknologi seharusnya sudah diterapkan dalam kehidupan kita untuk kemudahan danefisiensi. Untuk itu, di Kota batu akan diterapkan sistem parkir non-tunai atau E-parking untuk memudahkan retribusi parkir.
“Dalam situasi kemajuan zaman sekarang, di mana semua administrasi harus terkoneksi dalam satu sistem. Yang kemudian menjadi kemudahan dan efisiensi roda organisasi kehidupan atau pemerintah. Jadi harus hidup berdampingan dengan sistem yang semakin maju ini,” ujarnya.
Lebih lanjut menurut Dewanti Rumpiko bahwa perda ini dibuat dengan proses dan melibatkan berbagai pihak. Setelah ada perda harus ada turunannya perwali dan ada sosialisasi yang matang.
“Perda parkir ini, bertujuan ingin Kota Batu lebih maju. Dari studi banding yang dilakukan, memang para jukir harus lebih diutamakan,” ujarnya.
Hal itu menjadi penting, ketika perda ini dibahas bersama pihak DRPD Kota Batu. Yakni pembagian 40:60 persen.
“Dengan rapat bersama DPRD Kota Batu, bahwa pembagian sistem parkir ini 40:60 persen. 40 persen ini nantinya akan masuk ke Pemkot Batu dan dikembalikan ke masyarakat melalui pembangunan yang bermanfaat. Sedangkan 60 persen akan diberikan ke 300 jukir Kota Batu,” ujarnya.
“Diharapkan dengan niat tulus dan baik, sistem parkir non-tunai atau E-parking ini dapat membawa kesejahteraan Juru Parkir di Kota Batu menjadi lebih baik” terang Walikota Batu.
“Lebih efektif dan efisien dan tentu saja kebocoran itu akan lebih boleh dibilang sangat sedikit. Ini adalah hal yang menjadikan kerja organisasi, terutama Dishub Pemerintah Kota Batu lebih ringan dan lebih transparan,” imbuhnya.
Ditempat yang sama Kepala Dishub Kota Batu, Imam Suryono mengatakan, diharapkan pelaksanaan ini akan ditargetkan pada bulan depan nanti.
“Ini adalah terobosan dan inovasi terbaru dari kami. Sudah ada ratusan titik yang akan kita pasang di Kecamatan Batu. Titik di Kecamatan Batu sudah 50-60 persen capainya dan tinggal menunggu SK dari Wali Kota Batu,” pungkasnya. (BAS)






