Calon Kades Incumbent Desa Purwoharjo, Difitnah Politik Hitam

×

Calon Kades Incumbent Desa Purwoharjo, Difitnah Politik Hitam

Sebarkan artikel ini

Malang,Sekilasmedia.com -Menjelang akhir masa jabatanya sebagai Kepala Desa tahun 2019,selanjutnya akan dilaksanakan Pilkades Serentak seperti yang akan terjadi di Desa Purwoharjo Kec.Ampilgading Kab.Malang.

Tidak menutup kemungkinan Politik hitam atau istilah lainnya Black Campain ternyata bukan terjadi dalam Pilkada ataupun Pilpres saja, bahkan ditingkat Pemilihan Keppala Desa seperti yang saat ini terjadi yang sedang menimpa calon Kades Incumben Purwoharjo nomor urut 2 atas nama Masduki.

Namun demikian Masduki calon Kades Incumbent nomor urut 2 ini tetap tenang dan tak menanggapinya secara serius karena selama menjabat sebagai Kepala Desa Purwoharjo selalu menjaga kepercayaan masyarakat sepenuhnya, semisal pembangunan yang anggarannya yang di anggarkan dari DD dan ADD semuanya lolos Verifikasi atau bisa dipertanggung jawabkan,”tegasnya

Masih menurut Masduki,Jika bermasalah tidak mungkin Anggaran Dana Desa dan Dana Desa turun sampai dua termin di tahun 2018 sekarang ini.

BACA JUGA :  Demokrat Gresik Siap Menangkan Khofifah-Emil, EDY SANTOSO PUN TARGET KUASAI DPRD

Masduki menambahkan sangat berharap Untuk bersaing secara sehat,jangan memunculkan berita Hoax,semua kita serahkan kepada Masyarakat untuk menentukan pilihanya pada tanggal 11 November 2018 mendatang yang bertepatan saat dilaksanakan Pilkades, masyarakat Desa Purwoharjo,”imbuhnya.

“Biarkan saja, mungkin itu dihembuskan oleh orang-orang yang tidak senang dengan pencalonan saya menjadi kades terpilih kembali”, Ucap Masduki Calon Kades Incumbent, Minggu (28/10/2018).

Disinggung soal laporan warga yang bernama Samsul, pihaknya tidak yakin karena semua warga desa Purwoharjo tahu jika Samsul sudah lama tidak tinggal didesa tersebut, dan disamping itu Masduki juga menyuruh bertanya kepada semua warga, seperti apa take record Samsul selama tinggal didesa Purwoharjo, Kec. Ampelgading, Kab. Malang.

“Coba ditanya kepada semua warga di desa Purwoharjo, siapa sebenarnya Samsul itu”,Terangnya.

Sebelumnya berhembus bahwa Samsul melaporkan melaui surat dumas kepada Polres Malang terkait dugaan pembangunan plengsengan yang tidak sesuai dengan Juknis karena menggunakan Fly ash, Masduki sudah klarifikasi dan merapatkan hal tersebut, karena saat pengerjaan tahun lalu musim penghujan, sehingga pengerjaan yang dilakukan menjadi tertunda.

BACA JUGA :  Pilbup Lumajang NU-Muhammadiyah VS NU-Muhammadiyah, THORIQUL-INDAH VS AS'AT -THORIQ ALKATIRI

“Pengerjaan itu sudah melalui kesepakatan dan sudah dibuatkan berita acara, karena waktu itu hujan terus, sehingga jika tidak menggunakan Fly ash tidak segera kering dan ambrol”,Paparnya.

Sementara soal Tanah Kas Desa (TKD), Masduki menjelaskan sudah dipihak ketigakan dan saat ini ditanami pohon sengon sehingga nantinya jika sudah waktunya tebang sebagian hasilnya dimasukkan dalam kas desa, karena selama ini baik perangkat maupun Kepala Desa sudah mendapatkan tunjangan yang dianggarkan dari ADD.

“Untuk tunjangan Kades dan perangkat sudah dianggarkan melalui ADD, dan hasil dari TKD kita kembalikan untuk Kas Desa”,Pungkasnya. (kar/mad).