
Gresik, Sekilasmedia.com – Dalam upaya melaksanakan perlindungan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan dunia pendidikan baik lembaga swasta maupun negeri di Kabupaten Gresik, maka DPRD Gresik melakukan sosialisasi Perda No. 7 Tahun 2020 yang telah disahkan oleh Bupati Gresik, demikian disampaikan Hj. Lilik Hidayati pada Minggu (14/3/2021).
Kegiatan yang bertempat di lembaga pendidikan MTs Manbaul Ulum Desa Bedanten, dihadiri oleh para guru dan ketua yayasan di kecamatan Bungah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak
” Acara sosialisasi ini sebagai dukungan terhadap fungsi dan peran strategis pendidik dan tenaga kependidikan terhadap permasalahan terkait pelaksanaan tugasnya meliputi hukum, profesi, keselamatan dan kesehatan serta hak dan kekayaan intelektual,” tegasnya.
Ini merupakan kewajiban daerah untuk melindungi pendidik dan tenaga kependidikan maka dibuatkan pengaturannya melalui Perda dan Perbup.
Harapan kami, ungkap Lilik Hidayati,” Agar Perbup terkait Perda perlindungan bagi pendidik dan Tenaga kependidikan segera terbit sehingga Perda ini bisa dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat Gresik.”
Senada juga disampaikan anggota DPRD Gresik Khoirul Huda bahwa Perbup 7/2020 pada dasarnya untuk memberikan perlindungan profesi pendidik serta tugas pendidik.
“Perlindungan yang dimaksud dalam perbup ini, yakni memberikan layanan pengaduan dan konsultasi bagi pendidik maupun tenaga kependidikan. Seperti, layananan advodkasi dan pendampingan serta mengusulkan kebijakan mengenai tafsiran terhadap tindakan pendidikan yang menjadi kontroversial hingga merumuskan kode etik profesi,” terang dia.
Sementara itu, Ketua Yayasan Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ulum Bedanten Abdul Hakim mengaku senang dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dilembaganya itu.
“Semoga sosialisasi Perda ini, membawa angin surga bagi masyarakat Gresik khususnya di dunia pendidikan. Karena, para guru selama ini berharap akan adanya angin segar agar pendidikan di Gresik tambah maju dan berkualitas. Sehingga, di era pandemi yang masih terjadi saat ini guru-guru tidak lesu dan tetap bersemangat,” pungkasnya (rud)





