MOJOKERTO (Sekilasmedia.com) -Setelah dievakuasi ke ruang kamar jenasah RSUD dr. Wahidin Sudirohusada, Kota Mojokerto, guna memastikan penyebab kematian mayat yang ditemukan di kebun tebu pinggir bantaran sungai Brantas, yakni Muhammad Syafi’i Has (58), seorang politisi dari Partai PPP Jombang dan juga warga Dusun Plososari, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang akhirnya Tim forensik RS Bhayangkara, Polda Jatim melaksanakan autopsi terhadap jasad korban, Jum’at (17/3/2018) malam.
Dari pantauan Sekilasmedia.com saat dilokasi area kamar mayat, tim melaksanakan autopsi terhadap jasad korban sekitar pukul 18.30 WIB dengan kondisi ruangan tertutup. 2 jam lebih diperkirakan tim usai melaksanakan tugasnya melaksanakan autopsi terhadap jasad korban guna bisa mengungkap dan memastikan penyebab kematian korban.
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP. Suharyono, SH ketika dikonfirmasi terkait penyebab kematian korban mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim forensik dokter RS Bhayangkara, Polda Jatim, tidak ditemukan bekas pukulan benda tumpul atau penganiayaan di tubuh korban. Kematianya dikarenakan sakit jantung yang diderita korban kambuh hingga mengakibatkan korban tewas.
“Dari hasil penyelidikan dan keterangan dari keluarganya, korban punya riwayat sakit jantung dan itu dibuktikan dengan adanya suray periksa dari RSI Sakinah Mojokerto,” pungkasnya, Sabtu (18/3/2018). (Wo)







