Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Kamis, 2 Agustus 2018 - 11:20 WIB

Festival Dandang sewu Kembali Di Gelar Bertempat Di Lapangan Kompi Koramil Kalibaru

Banyuwangi,Sekilasmedia.com- – Festival Dandang Sewu atau seribu dandang kembali digelar, Rabu (1/8). Kali ini bertempat di Lapangan Kompi Koramil Kecamatan Kalibaru setelah tahun sebelumnya diadakan langsung di areal persawahan Dusun Tegal Pakis, Desa Kalibaru Wetan.

Festival yang bertujuan untuk mengangkat potensi lokal Kecamatan Kalibaru tersebut, ternyata menandai perkembangan kerajinan logam yang telah memasuki generasi ketiga. Pertama kali kerajinan yang memproduksi berbagai peralatan dapur dan perkakas rumah tangga dari logam itu, diawali oleh seorang pendatang bernama Klasi pada decade 70-an. Pendatang asal Madiun itu, merantau ke Banyuwangi dan menetap di Kalibaru.

“Pak Klasi kemudian membuat panci dan alat-alat dapur. Bahannya yang digunakan masih memanfaatkan drum bekas,” ungkap Wawan, cucu Pak Klasi yang kini juga menggeluti usaha kerajinan tersebut.

Dari usaha Pak Klasi tersebut, lantas berkembang ke tetangga sekitarnya di Dusun Tegalpakis. Banyak yang ikut serta mengais rezeki dari membuat dan menjual kerajinan tersebut. Perkembangannya semakin pesat ketika memasuki decade 80-an. Saat itu, usaha yang dirintis oleh Klasi dilanjutkan oleh putranya yang bernama Selamet.

BACA JUGA :   Awal Tahun 2020, Destinasi Wisata Pulau Pinang Dipadati Pengunjung

“Saat itu, produksinya terus meningkat. Tidak hanya untuk kebutuhan lokal Banyuwangi, tapi juga sudah dikirim ke seluruh Indonesia,” kenang Wawan, anak dari Selamet.

Memasuki tahun 2000-an, kondisi Selamet yang mulai menua, memaksa si anak untuk meneruskan usaha keluarga tersebut. Wawan yang saat itu, masih remaja, tidak terlalu asing dengan bisnis yang telah menjadi tradisi itu. Sejak duduk di bangku SMP, ia telah akrab dengan berbagai proses pembuatan kerajinan. Bahkan, ia juga kerap kali ikut serta berbelanja bahan dasar logam di Surabaya.

Di tangan generasi ketiga tersebut, kerajinan logam pun ikut beradaptasi dengan perkembangan pasar. “Jika zamannya kakek hanya pakai drum bekas, zaman bapak sudah menggunakan almunium, sekarang sudah variatif. Ada yang menggunakan stainless dan bahan logam lainnya,” terang Wawan yang mengaku kelahiran 1984 itu.

Tidak hanya bahan dasarnya yang mulai variatif, model dan jenis produksinya pun juga beragam. Dulu hanya sebatas memproduksi panci, wajan, dan perkakas dapur lainnya. Kini sudah membuat aneka peralatan rumah tangga dengan sentuhan artistik. Seperti teko kecil, gelas kopi, dan aneka perabotan lain yang juga berbahan logam. “Modelnya kita meniru yang lagi ngetrend di pasaran,” akunya.

BACA JUGA :   Peringatan (HSN), Bupati Ajak Santri Semangat Menimba Ilmu

Adanya adaptasi dan peningkatan kualitas dari para pengrajin itulah yang diharapkan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dapat terakomodir oleh pasar. “Pengrajin terus berinovasi, sedangkan pemerintah terus berupaya untuk mempromosikan dan menciptakan pasar-pasar baru bagi para pengrajin. Salah satunya adalah dengan menggelar Festival Dandang Sewu ini,” terangnya melalui saluran telepon ketika membuka acara Festival Dandang Sewu tersebut.

Peran pemerintah tidak hanya mendongkrak promosi, namun juga menstimulus dengan berbagai program pendampingan kepada para pengrajin. “Di berbagai dinas terkait, kita telah memprogramkan pendampingan terhadap para pengrajin untuk peningkatan kualitas hingga akses permodalan,” ujar Sekretaris Pemerintah Daerah Banyuwangi Djajat Sudrajat ditemui di lokasi Festival Dandang Sewu. (robby)

Share :

Baca Juga

RSUD Ngudi Waluyo Siap Tangani Kasus Virus Corona

Daerah

RSUD Ngudi Waluyo Siap Tangani Kasus Virus Corona

Daerah

Srikandi DPRD Gresik Yuk Hudaifah: Stop Pinjol, Siap Bantu Kredit Lunak  Bagi Usaha Mikro Guna  Pemulihan Ekonomi Dampak Pandemi

Daerah

Ratusan Pendidik PAUD Ikuti Seminar Talents Mapping

Daerah

Jelang Musim Hujan, Walikota Pastikan Pembangunan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) Berjalan Lancar

Daerah

Jadikan Kota Pariwisata, Walikota Mojokerto Siapkan SDM di Bidang Kuliner Tradisional

Daerah

Digelar, Rapat Dengar Pendapat DPRD Kota Mojokerto Bersama BPN Dan BPPKA Kota Mojokerto

Daerah

Pemkab Sidoarjo Fasilitasi Pengobatan Bayi Nayla Penderita Hidrosefalus dan Spina Bifida

Daerah

Gus Ton Mengucapkan Selamat HUT POMAD Ke-75