Kriminal

MAHASISWA SARASWATI TEWAS, USAI DIKEROYOK PEMUDA HINGGA BABAK BELUR  

×

MAHASISWA SARASWATI TEWAS, USAI DIKEROYOK PEMUDA HINGGA BABAK BELUR  

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com
Aksi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah pemuda di wilayah Pamogan, Denpasar Selatan, terhadap seorang mahasiswa Universitas Saraswati pada Minggu dini hari (2/9) lalu, berujung maut.

Meskipun korban (mahasiswa) yang bernama Umbu Wedo Gauh Lahallo (19) asal Wanukala, Sumba Barat tersebut, langsung mendapat pertolongan. Namun, oleh dokter dinyatakan meninggal dunia, setelah melewati masa kritis dan sadarkan diri selama 2 hari.

Kakak sepupu Umbu (korban) Mariana Lede (46) pada Rabu (5/9) mengaku sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa adiknya itu. Keluarga mengira Umbu terlibat kecelakaan dengan kondisi parah, sehingga warga yang menemukan langsung membawanya ke IGD RSUP Sanglah.

” Awalnya dia dirawat di IGD. Karena kondisinya kritis, lalu dipindahkan ke ruang ICU. Dua hari koma, dan mendapat penanganan intensif, akhirnya dia pergi tuk selamanya, ” kata Mariana.

BACA JUGA :  Polisi  Amankan Residivis Narkoba di Surabaya Ratusan gram Sabu Disita

” Keluarga pelaku pun datang ke sini (red-kamar jenazah) untuk meminta maaf, ” tambahnya sembari linangkan air mata.

Terungkapnya aksi tersebut, bermula saat pihak keluarga merasa ada kejanggalan dengan melihat kondisi babak belur pada tubuh dan wajah korban. Namun, akhirnya muncul informasi dari pecalang yang membawa korban ke IGD, dan menginformasikan bahwa korban usai dikeroyok sejumlah pemuda. Karena tak terima, kerabat dekat korban Oktavianus Touwa langsung melapor penganiayaan itu ke polisi.

Sementara seijin Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Hadimastika mengakui adanya laporan tersebut, dan dikatakan pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku yang juga telah melakukan pengejaran.

Tak berselang lama, pelaku berhasil diamankan. Namun untuk data lengkap pelaku dan kronologis pastinya masih belum dijelaskan. ” Semua pelaku sudah kami amankan, ” ujarnya singkat.

BACA JUGA :  Dalam Hitungan Jam, Polsek Selbar Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor

Sumber informasi yang berhasil diperoleh, Umbu mengalami aksi pengeroyokan usai berserempetan sepada motor dengan pelaku. Tepatnya di depan mini market di Jalan Raya Pemogan Denpasar Selatan. Meski korban sudah meminta maaf karena telah menyerempet, namun pelaku tetap tak terima dan memanggil teman tamanya yang diperkirakan berjumlah tujuh orang dan langsung mengeroyok korban, kala itu mengendarai sepedah motor sendirian.

” Kejadiannya Minggu dini hari, sekitar pukul 00.15 WITA. Korban nyerempet, terus minta maaf. Tapi sudah minta maaf tetap dikeroyok oleh 7 orang pemuda, ” ujar sumber, kepada sekilasmedia.com Kamis (6/9).

Ditambahkan, usai mengeroyok pelaku langsung pergi meninggalkan korban saat itu tersungkur di sisi jalan. Awalnya sempat ingin menolong, tapi jumlah pengeroyok terlalu banyak akhirnya mengurungkan niat.

” Maunya nolongin, tapi mereka banyak akhirya gak jadi, ” tandas sumber.(son)