Hukum

NGAKU PEJABAT TINGGI, PENELPON MISTERIUS HAMPIR KURAS KANTONG KONTRAKTOR 

×

NGAKU PEJABAT TINGGI, PENELPON MISTERIUS HAMPIR KURAS KANTONG KONTRAKTOR 

Sebarkan artikel ini

Jembrana Bali,Sekilasmedia.com –
Pelaku penipuan melalui telpon belakangan ini kian mengkhawatirkan. Dikarenakan, kasus semacam ini tidak sedikit telah memakan korban. Terlebih jika pelakunya mengaku seorang pejabat tinggi derah setempat.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Jembrana, Rabu(19/9) kemarin, yang mana salah seorang rekanan kontraktor tiba tiba dihubungi lewat telpon oleh orang tak dikenal dan mengaku Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih.

Modus penelpon misterius dikatakan kontraktor, memintanya untuk mengerjakan proyek kantor di Mapolres Jembrana. Untuk mempercepat proses proyek, kontraktor diminta menyiapkan dana talangan sebesar Rp 35 juta, dikirim melalui transfer ke rekening yang telah diberikan. Sebab dana proyek belum turun dan masih dalam proses, sementara pengerjaan proyek harus segera dilaksanakan.

BACA JUGA :  Residivis Pencuri Rumah Diamankan Polisi

” Dia telpon ke saya. Disuruh mengerjakan proyek di Mapolres Jembrana. Minta dikirim dana talangan 35 juta, terus saya gak respon,” ujar kontraktor yang tidak ingin dimunculkan namanya.

Kasus mencatut nama pejabat tinggi lewat telpon tidak hanya menimpa kontraktor. Tapi juga dialami oleh Kadis PU Jembrana I Wayan Darwin, dimana ada seorang penelpon mengaku Kapolres Jembrana yang memintanya mencarikan rekanan kontraktor untuk mengerjakan rehab gedung Mapolres Jembrana. Namun oleh Darwin tidak digubris.

Sementara Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut membantah keras telah meminta kontraktor untuk mengerjakan pembangunan kantor Polres Jembrana, apalagi sampai ada kata meminta untuk mengirimkan sejumlah uang sebagai dana talangan.

BACA JUGA :  Polres Mojokerto Kota Ungkap Kasus Besar Peredaran Narkoba, Ini Jumlah Barang Buktinya

” Itu modus penipuan. Di Polres tidak ada proyek apapun. Apalagi sampai minta dana talangan. Tolong jangan dihiraukan, ” tegasnya dengan nada keras.

AKBP Saragih, juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan modus penipuan seperti ini, apalagi sipenelpon mengatasnamakan pejabat. Jika ada penelpon dengan nomor yang tidak dikenal agar jangan ditanggapi.

” Jika ada penelpon tidak dikenal (misterius) dan meminta untuk mengirimkan sejumlah uang itu jelas penipuan. Jika ada segera laporkan kepada aparat kepolisian terdekat, ” tutup Kapolres Jembrana.(son)