
Karangasem Bali,Sekilasmedia.com-
Nasib naas dialami Wayan Kari (55) seorang buruh panjat pohon kelapa. Ia tewas setelah jatuh saat memotong batang kelapa (pelepah) di wilayah Banjar Simpar Kelod Dulu, Desa Kesimpar, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Kamis (4/10).
Pantauan di TKP, peristiwa naas itu pun sontak membuat ratusan warga memadati lokasi kejadian, yang ingin melihat secara langsung kondisi korban. Bahkan, mayat korban dibiarkan tergeletak di tengah jalan yang hanya ditutupi sehelai kain.
Sejumlah petugas kepolisian dari Polsek Abang terlihat berjibaku melakukan olah TKP. Yang kemudian jenazah korban dievakuasi dengan menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Abang I. Namun sebelumnya, telah lebih dulu dilakukan upacara.
Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, saksi mata I Nengah Bakuh, mengatakan, peristiwa yang menimpa korban, saat memanjat pohon kelapa atas perintahnya. Karena diminta untuk memotong pohon kelapa dengan upah Rp 100 ribu.
” Korban sekitar pukul 07.00 Wita sudah datang untuk memotong kelapa. Kejadiannya sekitar pukul 07.30 Wita, ” ujar Bakuh.
Terpisah, Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Wiranata, mengatakan, setelah ada laporan anak buahnya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melalukan olah TKP. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami luka memar di dada, luka lecet pada dahi, patah tulang paha kaki kanan.
” Korban langsung meninggal dunia di lokasi, ” tutup AKP Wiranata.(son)





