Peristiwa

SAKIT SEMINGGU TAK KUNJUNG SEMBUH, PEMUDA NEKAT GANTUNG DIRI

×

SAKIT SEMINGGU TAK KUNJUNG SEMBUH, PEMUDA NEKAT GANTUNG DIRI

Sebarkan artikel ini
Ft. Keluarga korban

 

Karangasem Bali,Sekilasmedia.com-
Hanya karena sakit di leher seminggu tidak kunjung sembuh, I Ketut Agus Putra (20) pemuda pengangguran asal Banjar Bukit Kaler, Desa Bukit, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, nekat memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar tidurnya, pada Jumat (5/10) pukul 07.30 Wita.

Peristiwa itu, pertama kali diketahui oleh ayah kandungnya I Nengah Oka (70), kemudian meminta bantuan tetangganya untuk menurunkan tubuh putranya yang telah tergantung.

Diakui Nengah Oka, selama ini putranya tidak memperlihatkan gelagat mencurigakan. Hanya saja mengeluhkan, bagian lehernya sakit, sejak seminggu terakhir.

BACA JUGA :  Penemuan Mayat Pria di Bawah Jembatan Tol Pemalang-Batang Gegerkan Warga

” Padahal sakit diderta itu tidak terlalu serius. Saya tidak menyangka dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, ” ujarnya.

Dijelaskan, biasanya putranya selalu bangun pagi, tapi di hari naas ini sampai pukul 07.30 Wita belum juga keluar dari kamarnya. Hingga muncul kecurigaan dan membuka pintu kamarnya. Namun, alangkah terkejutnya, saat menyaksikan putranya telah tergantung dengan kondisi leher terjerat menggunakan kain selendang warna hitam yang diikatkan di plafon kamar tidurnya.

” Diperkirakan aksi itu dilakukan sekitar pukul 03.00 Wita, karena jasadnya sudah kaku, ” tambahnya.

BACA JUGA :  Si Jago Merah Mengamuk di Panekan Magetan

Peristiwa ini, oleh salah satu warga Banjar Bukit Kaler langsung dilaporkan ke Polsek Karangasem.

Kapolsek Karangasem Kompol I Nengah Berata membenarkan, korban gantung diri karena seminggu terakhir mengeluhkan sakit leher.

” Berdasarkan keterangan keluarga, korban menderita sakit leher, sehingga memilih bunuh diri, ” kata Kompol Berata.

Hasil olah TKP, tidak menemukan adanya sebab-sebab lain yang menyebabkan korban meninggal, kecuali di bagian leher menderita luka lebam bekas dijerat selendang. Kini pihak keluarga telah merelakan kepergian korban, yang selanjutnya akan dilakukan upaca penguburan sore ini. (son)