Daerah

BUPATI TAK INGIN ADA TEMPAT HIBURAN YANG BERBAU MAKSIAT DI LUMAJANG

×

BUPATI TAK INGIN ADA TEMPAT HIBURAN YANG BERBAU MAKSIAT DI LUMAJANG

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG,SekilasMedia.com-Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML. (Cak Thoriq), menegaskan kembali komitmennya untuk menutup tempat maksiat. Hal itu disampaikan saat meresmikan masjid Nurul Huda Dusun Gogosan, Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang, Jum’at (7/12/2018).
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti.

Peresmian masjid itu, bagian dari Safari Jum’at bupati yang rutin dilakukan setiap Jum’at. Safari Jum’at itu, merupakan salah satu cara menjalin komunikasi langsung dengan warga.

BACA JUGA :  Komedian HM Cheng Hoo Djadi Galajapo Luncurkan Buku Antologi Puisi

Dalam sambutannya, Cak Thoriq, menyampaikan, bahwa pemerintah telah memutuskan untuk menutup seluruh tempat-tempat hiburan yang terindikasi sebagai tempat maksiat.

“Saya dan Bunda Indah sudah berkomitmen bagi tempat-tempat hiburan yang menyalahi ijinnya sudah kami cabut, tidak boleh ada lagi tempat-tempat maksiat yang buka di desa-desa maupun dimana saja,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, kembali bahwa saat ini pemerintah sudah menjalankan program ibu melahirkan gratis di Rumah Sakit maupun Puskesmas se-Kabupaten Lumajang.

Pada 2019 Pemerintah Kab. Lumajang berkeputusan SPP untuk diswa SD sampai SMA dan seragam wajib serta Pramuka baik Negeri maupun Swasta gratis.

BACA JUGA :  Ning Ita Tegaskan Pentingnya Standar Keamanan Pangan bagi UMKM Kuliner Mojokerto

Begitu juga mengenai bantuan honor kepada 6000 guru ngaji, akan diberikan 2019 mendatang.

“Saya dan Bunda Indah akan terus turun langsung ke masyarakat, dengan harapan tidak ingin ada jarak dan selalu dekat dengan masyarakat. Semoga dalam kepemimpinan saya kedepannya, Lumajang bisa berjalan dengan baik dan amanah dalam membangun pemerintahan Kabupaten Lumajang,” imbuhnya(Shelor)