
MOJOKERTO, sekilasmedia.com- mantan rektor dan Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Mesir jadi narasumber seminar internasional yang bertempat di Guest House Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Senin (17/12/2018)
Dengan tema “Tantangan Sarjana Universitas Islam Dimasa Mendatang” para peserta yang terdiri dari Mahasiswa S1 dan S2 Institut Pesantren KH. Abdul chalim.
Mantan Rektor Universitas A-Azhar Mesir, Prof. Dr. Ibrahim Salah El Sayed Soliman El Hod-hod, dalam seminarnya menjelaskan tentang tantangan yang akan di hadapi mahasiswa muslim mendatang.
Menurut Rektor Al-Azhar, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi mahasiswa muslim diantaranya pemikiran yang dapat menghancurkan umat Islam yaitu ekstremisme, dan pemikiran yang dapat menjauhkan dari agama Islam itu sendiri
“Kalian para calon sarjana muslim cukup kalian tanamkan bahwa kalian penerus para Nabi dan Rasul, terapkanlah niat dan perilaku yang baik untuk berdakwah menyampaikan risalah Allah SWT,” pungkasnya
Wakil Rektor Al-Azhar, Prof Dr. Ashraf Atia Aly Elbedwehi juga turut memaparkan bahwa mahasiswa Indonesia sangat berakhlaqul karimah dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
“Indonesia sangat kaya, beragam agama, suku dan ras. Namun dengan perbedaan tersebut Indonesia tetap rukun,” imbuhnya.
Di akhir seminar kedua narasumber juga menegaskan bahwa Islam Indonesia akan menjadi contoh dan kiblat peradaban muslim dimasa mendatang “Indonesia merupakan contoh Islam yang moderat,” tegasnya.(rik)






