Peristiwa

SANTRIWAN TEWAS GANTUNG DIRI DIDUGA DEPRESI

×

SANTRIWAN TEWAS GANTUNG DIRI DIDUGA DEPRESI

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, SekilasMedia.com- salah satu santri pondok pesantren Nuruttulab, Dusun Krajan, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang, ditemukan tewas gantung diri di kamar pondokannya, Senin siang. Hal ini cukup membuat heboh warga di dusun kecil yang biasanya tenteram tersebut.

Santri berinisial MZ itu, tewas setelah menjerat lehernya dengan tali warna biru. Tubuhnya ditemukan saudara sepupunya sendiri yang bernama Ismail. Sang sepupu sebenarnya sudah berusaha menolong korban dengan memotong tali dan membawa MZ ke Puskesmas Padang. Namun nyawa santri ini tak dapat tertolong dan tewas.

BACA JUGA :  Caleg PKB Dapil 3, Dibacok Orang Gila.

MZ adalah santri yang berasal dari Dusun Krajan Barat, RT 68 RW 67 Desa Wonorejo Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Belum diketahui apa penyebab korban bunuh diri, namun kuat dugaan MZ sudah mengalami depresi sebelumnya. Beberapa kesaksian dari kawan-kawan pondokannya, MZ sudah pernah berupaya bunuh diri dengan mengiris urat nadinya namun aksinya diketahui teman sekamarnya Ismail. MZ pun dibawa ke polindes dan mendapat pertolongan. Namun tak disangka perbuatan ini diulangi lagi dan kali ini membuat MZ harus menghembuskan nafas terakhirnya.

BACA JUGA :  Unit PPA Polres Gresik Tangani Kasus Pelaku Penganiayaan Berujung Meninggal Dunia Seniornya

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya masih akan menyelidiki kasus ini.

“Memang benar hari ini telah ditemukan salah satu santri pondok pesantren di Kecamatan Padang dalam keadaan gantung diri,” jelasnya. (Shelor).