Daerah

BUPATI AUDIENSI DENGAN MUI DI RUANG RAPAT MAHAMERU

×

BUPATI AUDIENSI DENGAN MUI DI RUANG RAPAT MAHAMERU

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG,Sekilas media,Com-Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., beraudiensi dengan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lumajang di Ruang Rapat Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis (10/1/2019) pagi.

Kehadiran Pengurus MUI Kab. Lumajang itu, menginformasikan agenda Musyda MUI yang akan dilaksanakan pada Rabu (16/01/2019) pekan depan. Bupati berharap audiensi tersebut, dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan MUI Kab. Lumajang, “Harapan saya untuk supaya lebih ada langkah praktis antara MUI dengan pemerintah. Ini sebagai sharing program kegiatan bersama atau perencanaan kegiatan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peringati HPN 2026, Diskusi Publik Kilas Balik 1 Tahun Pemerintahan Rijanto–Beky

Bupati menilai sampai saat ini MUI Kab. Lumajang telah bersinergi dengan Pemerintah Kab. Lumajang terkait kebijakan yang akan dilaksanakan Pemkab. Lumajang. Bupati berharap MUI terus memberikan saran untuk kebijakan pemerintah. “Saya ingin terus dikuatkan dalam berkebijakan yang ujungnya kemaslahatan umat,” harapnya.

Menurut Bupati, MUI merupakan wadah bersama bagi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU) maupun Persyarikatan Muhammadiyah. Melalui MUI tersebut, kata Bupati, persoalan yang ada di masyarakat akan mudah diatasi. Sementara itu, Ketua MUI Kab. Lumajang, Drs. Khoiri, M.Pd.I., menyampaikan, bahwa MUI Lumajang akan menggelar Musyawarah (Musyawarah Daerah) untuk memilih kepengurusan baru, Masa Khidmat 2019-2024. Ia berharap, Bupati berkenan hadir dan menjadi salah satu Tim Formatur yang berjumlah 11 orang dalam Musyda tersebut.

BACA JUGA :  Freddy Poernomo Usul Batik Khas Dapil jadi Busana Kearifan Lokal DPRD Jatim

Ketua MUI Kab. Lumajang melaporkan, selama ini, MUI Kab. Lumajang berjalan relatif baik, namun ada beberapa catatan untuk evaluasi perbaikan di masa dapan.

Ketua MUI Kab. Lumajang menyampaikan, pihaknya akan mengoptimalkan MUI wilayah kecamatan di Kabupaten Lumajang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Diakui, ada MUI kecamatan yang kurang dinamis, bahkan mati suri.(Maria)