
Jembrana Bali, Sekilasmedia.com – Nahas menimpa I Nyoman Warmadi (52) pekerja bangunan asal Kelurahan Dauhwaru, Kec/Kab Jembrana. Dimana, Ia tewas setelah tertimpa reruntuhan beton bangunan rumah saat bekerja di Sawe Mundukwaru, Senin (25/2) pagi.
Dari informasi yang dihimpun, korban merupakan Pemangku Bale Agung di Pura Puseh Dauhwaru, ia tertimpa reruntuhan dak beton cor (atap variasi) ukuran 1×3 meter, ketika membuka steger bambu (penyangga) bersama adiknya, Ketut Puji Wardana (49).
Saat itu posisi korban berada di atas untuk melepas pasangan steger. Sementara adiknya Wardana, memegang tangga dari bawah. Padahal, sejak mulai dari awal satu persatu steger setinggi kurang lebih 3 meter itu sudah dilepas dan tidak ada masalah. Namun saat steger terakhir dilepas, tiba-tiba dak beton cor itu runtuh dan langsung menimpa korban hingga ke dasar tanah.
Sedangkan Wardana yang saat itu memegangi tangga, masih bisa menghindari. Namun nahas, korban yang berada di atas terjatuh dengan posisi terlentang dan tertimpa beton cor tepat di bagian dada. Saat itu, korban masih dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke IRD RSU Negara. Namun, sesampainya di RSU Negara, korban sudah meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, Selasa (26/2) membenarkan musibah saat melakukan pekerjaan tersebut. Hingg aaat ini polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Jenazah korban juga telah disemayamkan di rumah duka.(soni).





