Peristiwa

Truck Colt Diesel Oleng, Tabrak Tiang PJU hingga Terguling di Plosowayu Lamongan

×

Truck Colt Diesel Oleng, Tabrak Tiang PJU hingga Terguling di Plosowayu Lamongan

Sebarkan artikel ini
Satlantas Polres Lamongan lakukan penanganan dan pengaturan lalu lintas di lokasi TKP laka. (Foto: Humas Polres Lamongan)

Lamongan, Sekilasmedia.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama Babat–Lamongan, tepatnya di Desa Plosowayu, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.

Sebuah truk Colt Diesel bernomor polisi L 8001 UAB terguling setelah sebelumnya menabrak tiang Penerangan Jalan Umum (PJU). Beruntung, kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, truk yang dikemudikan W (40), warga Kota Surabaya, saat itu melaju dari arah barat menuju timur.

BACA JUGA :  Pemkab Mojokerto dan Bawaslu Perkuat Pengawasan Partisipatif dan Pendidikan Politik

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan. Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga truk keluar dari jalurnya dan menabrak tiang PJU.

” Pengemudi diduga kurang konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak tiang PJU hingga akhirnya terguling,” jelas Hamzaid.

Benturan tersebut menyebabkan truk mengalami kerusakan pada bagian kanan depan. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Petugas Satlantas Polres Lamongan yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Selain mengevakuasi kendaraan, petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk mencegah gangguan perjalanan pengguna jalan lainnya.

BACA JUGA :  Arung Jeram di Kediri Membawa 1 Korban Meninggal Dunia

Kasihumas Polres Lamongan mengingatkan pengemudi agar tidak mengabaikan kondisi fisik saat berkendara. Terlebih bagi pengemudi kendaraan berat yang membutuhkan konsentrasi dan kondisi tubuh prima.

” Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi dan beristirahat demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa mengemudi dalam kondisi mengantuk dapat berujung pada kecelakaan. Pengemudi diminta mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan.

Penulis. : Rudi
Editor. : Erik