
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Peristiwa pembacokan di Dusun Kajar Kunir Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang di warnai hujan tangis keluarga Miskal (53) korban pembacokan perkara tambang pasir di Desa Sumberwuluh.
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban SH.SIK.M.MH.MM pimpin langsung rekontruksi peristiwa pembacokan tersebut.
Kondisi cuaca saat itu masih hujan deras,warga yang tau dan mendengar kejadian tersebut berkerumunan mendatangi karena ingin tau keadaan korban dengan berpayung dan berteduh di teras rumah warga yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Ketika Kapolres tiba bersama Musikal(pelaku), Sejumlah ibu-ibu dari kerabat Miskal menangis haru. Pasalnya, hubungan antara Miskal dan Matsun(korban) masih berkerabat atau ada hubungan kelurga.
“Duh, kok gara-gara pasir sampai bacok-bacoan, pahadal masih saudara,” ujar seorang nenek renta sambil menutup mukanya.
“Duh, kalau tidak ada yang adu domba, gak bakalan saling bacok,”
Bahkan, saat pelaku Miskal tiba dilokasi saat hujan ada seorang perempuan langsung memeluk sambil menangis. Sejumlah warga yang hadir juga meneteskan air mata bersamaan hujan deras.(Maria).





