
Sidoaarjo, Sekilasmedia.com – Dinas perikanan sidoarjo mempersiapkan prosesi penimbangan lelang bandeng kawak Tradisional sidoarjo 2019 dalam Rangka Hari jadi ke 160 Kota Sidoarjo Tahun 2019 .kamis,(28/02).
Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo M. Sholeh selaku panitia festival bandeng kawak mengatakan bahwa festival tahun ini diikuti 6 kontestan. Bandeng yang mengikuti festival ini harus bandeng asli Sidoarjo, bandeng kawak yang menjadi juara dinilai dari berat bandeng, serta tidak memiliki cacat fisik,” tandasnya M Sholeh.
Dalam sambutannya wakil bupati Nur Achmad Saifuddin mengatakan “Festival bandeng kawak ini merupakan tradisi para petambak di Sidoarjo. Yang menjadi kontestan harus bandeng asli Sidoarjo, dengan adanya festival bandeng kawak ini, mudah-mudahan mampu mendongkrak pendapatan dan perekonomian para petambak di Sidoarjo ,setelah kontes akan dilanjutkan dengan lelang bandeng. Hasil dari lelang tersebut diperuntukkan untuk kegiatan sosial,” tambahnya.
Dalam festival Bandeng Kawak dalam rangka memperingati hari jadi Sidoarjo ke 160 ini ada enam kontestan. Juara I Sutriman warga tegalsari RT.01/08 desa kupang kecamatan jabon dengan Bandeng seberat 6,72 Kg, Bandeng dengan usia 8 tahun dengan panjang 86,5 Cm dan lebar 19 Cm ini berhasil mengungguli enam kontestan lainnya.
juara II Sanaji warga kalidawir RT.01/04 Tanggulangin dengan berat 6,52 Kg. Usia bandeng 8 tahun. Juara ke III Ilyas warga kalidawir RT.05/02 Tanggulangin dengan berat 6,32 Kg usia bandeng 6 tahun dan juara IV Mustofa warga dsn Tanjungsari RT.06/01 desa kupang jabon dengan berat bandeng 5,60 Kg, usia bandeng 6 tahun kontestan yang juara tahun lalu juga merupakan warga Kecamatan Jabon Sidoarjo.
Festival Bandeng Kawak Sidoarjo Tahun 2019 ini di gelar oleh Dinas Perikanan dalam rangka rangkaian kegiatan peringati hari jadi Sidoarjo yang ke 160. Setelah dilakukan pengukuran dan penimbangan, bandeng tersebut akan di lelang di Alun-alun Sidoarjo.(yusf).





