
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Mojokerto digelar hingga dua pekan ke depan. Ini menyesuaikan kebijakan PPKM level dua yang bakal diputuskan kembali pada Senin (14/2) depan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan PTM 50 persen yang dimulai pada (10/2) digelar selama seminggu. Pasalnya, keputusan terkait pelaksanaan PTM selanjutnya masih harus melihat perkembangan dari perubahan level PPKM. ’’Sampai tanggal 14 Februari nanti PTM akan tetap berjalan 50 persen. Karena melihat dari perubahan status level PPKM juga, paling cepat tanggal 15 Februari nanti baru bisa kita putuskan,’’ ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini menuturkan meski digelar secara tebatas, namun pihaknya mengimbau agar pembelajaran tetap berjalan seperti biasa. Siswa yang dijadwalkan daring langsung diberi tugas dari sekolah. Sehingga, siswa tetap mendapatkan materi pembelajaran kendati dilaksanakan dari rumah. ’’Karena pembelajaran tidak boleh berhenti meski status PPKM berdampak pada PTM. Oleh karenanya, kita pantau setiap sekolah memastikan semua siswa yang sudah daring hari ini (kemarin) langsung dapat tugas,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Kota Mojokerto Trisilo Budi Prasetyo mengatakan gelaran PTM dengan kapasitas 50 persen juga digulirkan hingga sepekan mendatang. ’’Kita lihat instruksi dari Gubernur sesuai level PPKM baru bisa diputuskan nanti tanggal 14 Februari nanti. Kalau levelnya sudah turun otomatis PTM penuh juga bisa dilaksanakan lagi,’’ ulasnya.






