
Denpasar Bali, Sekilasmedia.com – Satpol PP Kota Denpasar, mengamankan tiga perempuan Warga Negara Asing (WNA) pelaku perusakan Patung Catur Muka di Kawasan titik Nol KM yang merupakan ikon Kota Denpasar.
Kasat Pol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga, Minggu (3/2) membenarkan, pihaknya telah mengamankan WNA tersebut. Itu setelah salah satu WNA, ketahuan menaiki kawasan kolam di Patung Catur Muka dan membuka satu per satu ornamen teratai yang terdapat di dasar patung.
Beruntung respon cepat Sat Pol PP bersama TNI yang bertugas di Makodam, dan berhasil mengamankan, selanjutnya digiring menuju Kantor Sat Pol PP.
” Kejadian itu kira-kira pukul 05.30 Wita, bulenya langsung naik dan membuka ornamen teratai yang berbahan dari tempelan kuningan, ” ujar Dewa Anom.
Sipapun wisatawan atau WNA yang datang ke Bali, utamanya ke Kota Denpasar, setidaknya ikut menjunjung tinggi dan menjaga ketertiban umum. Dan kejadian ini sangat disesalkan, terlebih WNA tersebut sama sekali tidak mengantongi identitas.
” Saat ditanya, justru bernyanyi dan mengamuk, sehingga sulit diajak berkomunikasi dan cenderung sangat membahayakan, ” papar Sayoga.
Selanjutanya, Sat Pol PP Kota Denpasar bersama Dinas Sosial, BPBD dan Dinas Kesehatan, melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap ketiga WNA tersebut. Kemudian, atas rekomendasi Dinkes WNA ini dibawa ke RSJ Provinsi Bali di Bangli.
Sementara itu, Kabid Dinas Pertamanan Kota Denpasar, Ida Ayu Widiana Sari mengatakan, selaku pengelola patung tim sudah bergerak untuk melaksanakan identifikasi terhadap penghitungan kerugian akibat perusakan Patung Catur Muka tersebut.
” Saat ini kami sedang menghitung berapa kerugiannya, ” tutup Ida Ayu.(soni).





