
Surabaya, Sekilasmedia.com – Korban pertama, terjadi di KM 9 bawah jembatan layang Mayangkara Surabaya dengan korban, Ami Kusrina (40), Ibu rumah tangga, warga Jalan Brawijaya No. 44 Surabaya.
Ibu ini diduga tertabrak Kereta Api Pasundan jurusan Bandung Surabaya, pada 29 Maret 2019 sekira jam 21.25 Wib.
Kali pertama yang mengetahui kejadian itu, Arief Widiyono (34) Satpam Stasiun Wonokromo, Surabaya. Sabtu (30/3/2019).
Menurut saksi, pada pukul 21.25 WIB, ada seorang perempuan yang duduk di rel KA bawah jembatan layang Mayangkara sambil menangis, kemudian ada seorang laki-laki yang menegur perempuan.
Saat itu, korban ini sudah diperingatkan agar berdiri dan pergi dari rel KA tetapi perempuan itu hanya berdiri dan duduk kembali,” sebut Arief.
Ketika perempuan tersebut berdiri yang kemudian berjalan menuju ke Taman Mayangkara dan berjalan di jalur rel KA, kemudian tidak lama terdengar bunyi klakson KA.
Dan saat itu ternyata benar ada seorang perempuan yang tertabrak KA. Selanjutnya KA berjalan pelan-pelan dan memberitahukan kepada Keamanan stasiun untuk melakukan pengecekan. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke Polsek Wonokromo, Polrestabes Surabaya.
Sementara korban kedua,
pengayuh sepeda angin MFM (8), Pelajar, warga Krukah Selatan Surabaya, sementara FSU (9) temannya mengalami luka lecet.
MFM tertabrak Kereta Api (KA) pukul 05.45 WIB, di perlintasan KA Jalan Ngagael Bung Tomo Surabaya, ketika menaiki sepeda angin dan tertabrak KA Bima.
Dua anak yang mengayuh sepeda angin berjalan dari Timur ke Barat, sesampainya di TKP kurang konsentrasi sehingga terjadi laka lantas dengan KA Bima yang berjalan dari Selatan ke Utara.
Sementara jenasah Dibawah di RSUD Dr Soetomo Surabaya, jalani otopsi lebih lanjut.( Eko ).





