Daerah

Pelantikan Kades Dikantor Desa, Ini Baru Yang Pertama, PAW Kades Sidoharjo Gedeg

×

Pelantikan Kades Dikantor Desa, Ini Baru Yang Pertama, PAW Kades Sidoharjo Gedeg

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Ada pemandangan unik dalam Acara pelantikan Kepala Desa Pergantian Antarwaktu (Kades PAW) yang dilakukan di Balai Desa Sidoharjo Gedeg Mojokerto. Jum’at (15/03/2019), PAW pelantikan dilakukan di Kantor Desa, tak seperti biasanya yang selalu di Kantor Pemkab, ini baru yang pertama.

Sesuai yang dihimpun oleh awak media, pelantikan ini adalah hasil dari Pemilihan Kades PAWyang diikuti oleh 2 calon Kepala Desa yaitu nomor urut 1 adalah H. Rif’an Hanum.,S.H dan nomor urut 2 Dwi Putra Artanto. Hasil pelaksanaan musyawarah tersebut menghasilkan kemenangan mutlak bagi calon no urut 1 dengan perolehan 83 suara berbanding 18 suara untuk no urut 2 pada tanggal 13/03/2019 yang lalu.

Acara Pelantikan Kades baru itu dimeriahkan oleh seni tari pimpinan Bapak Setu dan juga Pagelaran Wayang Orang mengambil lakon Bima Makutarama. Pelakon – pelakon professional ikut memeriahkan acara tersebut Yaitu ustad Hariono selaku Yudistira, Wawan Njintong selaku Arjuna, Yudi selaku Nakula, Mustain selaku Sakula dan Kepala Desa terpilih juga ikut tampil sebagai Brontoseno atau Bima.

Para Pejabat Forpimda Kabupaten Mojokerto yang tampak hadir adalah sebagai berikut, Bapak Ardi, Bapak Raul, Bapak Rahmat Pemerintahan, Camat Edi Tjatur.
Menurut Camat Edi Tjatur selaku Camat Gedeg menuturkan jika acara ini murni kreatifitas dari pihak Desa Sidoharjo. “Kita sangat salut melihat antusias para pemain didalam pentas budaya tadi, selain acara Pelantikan Kepala Desa ini merupakan yang pertama kali di Kabupaten Mojokerto, atau mungkin bahkan di Indonesia ketika Kepala Desa dilantik di Pendopo Balai Desanya sendiri. Ini merupakan suatu terobosan kebijakan yang di ambil oleh PLT Bupati H Pungkasiadi”.

BACA JUGA :  Ketegasan Kapolda Jawa Timur membongkar sindikat Judi online beromzet Miliaran Rupiah

Disisi yang lain Nampak pula Kepala Desa Tambak Agung Puri yang menyempatkan hadir menyatakan bahwa acara seperti ini telah menandakan jika embrio kemajuan desa Sidoharjo sudah kentara.

“Rugi besar jika Abah Hanum (Kepala Desa Terpilih), tidak bisa memanfaatkan potensi seperti ini di desa. Acara terkemas sangat bagus sekali jika dibandingkan Pelantikan Saya dulu selaku Kepala Desa, karena hanya sebatas seremonial belaka. Tidak ada “marwah” atau “Ghiroh” yang bisa tersampaikan kepada masyarakat luas”.

Sebagian Besar Tamu Undangan Terharu-Menangis Bahagia
Begitu juga ketika para pewarta mewancarai salah satu anggota Tokoh Masyarakat dari Tumpak Sidoharjo yang hadir yaitu Surip, beliau “Kita selaku tamu undangan sangat kaget ada acara wayang orang tadi. Sampai terharu saya membayangkan bagaimana repotnya mempersiapkan semua itu. Belum lagi masalah yang lainnya.

Saya melihat teman teman begitu total memainkan perannya masing-masing”. Tutur Surip sambil berkaca-kaca.
Salah seorang pendukung Kepala Desa Terpilih dari Tumpak, Saiful Ketua RT 28 mengatakan bahwa dirinya hari ini sengaja datang untuk menyaksikan langsung Kepal Desa yang ia dukung dilantik di Pendopo Balai Desa.

“Ingin menyaksikan langsung pengucapan ikrar dan sumpah. Bangga, karena pilihan kami sebagai pendukung. Tiada suatu kebanggaan yang lainnya selain bisa menjadikan H Rif’an Hanum. Dari mulai pemilihan tahun 2016 yang tidak tercapai-tapi hari ini terbayar lunas. Sesak didada ini rasanya sudah blong,” ucapnya berapi-api.

BACA JUGA :  Polda Jatim Lakukan Asistensi Rencana Pemasangan Kamera ETLE Statis di Kota Kediri

Senada dengan itu, warga lainnya H Budi Ketua RT 02 Losari Barat, juga sengaja datang untuk melihat secara langsung momentum yang menurutnya langkah itu,”ini sangat langkah atau belum pernah terjadi sebab, butuh perjuangan susah payah untuk bisa menyukseskan acara ini.” katanya.

Disisi yang lain H Pungkasiadi ketika bertandang dirumah H Rifan Hanum, menyampaikan bahwa ini sebagai pilot project bagi daerah lainnya. Bagaimana Pemkab Mojokerto memahami dan menjalankan Undang-Undang Otonomi Khusus secara utuh.
“Ini adalah proyek percontohan bagi daerah yang lainnya. Kita hari ini telah berhasil “Pecah Telor” untuk urusan pelantikan Kades. Belum pernah ada Kepala Desa dilantik di Pendopo Balai Desanya sendiri. Kita sebagai PLT Bupati berani melakukan terobosan-terobosan yang bersifat positif. Apalagi acara dikemas secara apik dengan menghidupkan budaya-budaya jawa yang lama kelamaan semakin menghilang”.

PLT Bupati H Pungkasiadi juga menitipkan pesan kepada Kepala Desa Terpilih beserta para Pendukungnya yang masih setia menemani sampai larut malam.
“Yang terpenting itu, Kita harus selalu menjaga perdamaian. Jangan sampai punya pikiran negative kepada orang lain. Karena berpikir positif adalah bagian juga menjaga kesehatan. Mari terus bergotong royong membangun Negara ini dengan semangat Kejujuran, Keberanian, Berintegritas dan tentunya selalu mengutamakan Kesejahteraan Wong Cilik”. Tutup Pria Gagah yang sangat akrab dipanggil Abah Ipung.(wo/Num)