
Mojokerto,Sekilasmedia.com- sekilasmedia.com Tragedi berdarah Trisakti pada 12 Mei 1998 berawal dari aksi unjuk rasa mahasiswa terhadap rezim otoriter Orde Baru. Aksi mereka dihadang dan dibubarkan aparat bersanjata, empat mahasiswa tewas tertembak dan belasan lainnya terluka.
Akibat aksi penembakan itu menimbulkan kemarahan dari masyarakat, khususnya mahasiswa. Demo besar-besaran pun terjadi. Mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia turun ke Jakarta mendesak Presiden Soeharto saat itu mundur.
Dampak aksi unjuk rasa peringatan tragedi berdarah 12 Mei 1998 yang menimpa beberapa Mahasiswa Trisakti, membuat Jalan Medan Merdeka Barat dan Medan Merdeka Utara macet parah
Untuk mengenang tragedi tersebut mahasiswa yang mengatasnamakan aliansi organisasi mahasiswa IKHAC yang bertempat didepan kampus IKHAC, Mojokerto. pada Senin (13/05/2019).
“Kami mengelar orasi dan doa bersama untuk mengenang korban sekaligus pahlawan reformasi tersebut supaya tidak lupa akan peristiwa kelam yang pernah kita alami” ujar Rofi selaku penanggung jawab kegiatan.
Dalam aksi ini para mahasiswa menyeruhkan supaya mahasiswa lebih Kristis lagi dalam menyikapi permasalahan negara.(Ric)






