
Gianyar Bali, Sekilasmedia.com – Pasca jebol, enam bulan berlalu jalan rusak di Banjar Taro Kaja, Desa Taro, Kacamatan Tegalalang, tak kunjung mendapat penanganan dan perhatian Pemkab Gianyar.
Lantaran jalan tersebut merupakan akses utama para petani untuk beraktivitas, mau tidak mau petani setempat merelakan sejumlah tanah sawahnya dipakai sebagai jalan. Hal itu dilakukan agar mobilitas warga tak terhenti akibat jebolnya jalan.
Pengamatan di lokasi, pasca-jebol, jalan yang tersisa hanya bisa dilewati sepeda motor. Warga setempat, Nyoman Agus, menyangkan respon pemerintah sangat lamban, jangankan memperbaiki datang untuk melihat pun tak pernah.
” Jangankan diperbaiki, melakukan survei pun pemerintah tidak ada. Untungknya berkat petani yang peduli atas akses ini, warga Taro tak terisolir, ” kesalnya, Minggu (12/5).
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Gianyar, Wayan Karya belum dapat memberikan keterangan terkait masalah ini. Pun demikian saat akan dikonfirmasi langsung, Wayan Karya sedang tak ada di tempat.(soni).






