Daerah

Kampung Sampah Kini Hadir Di Kabupaten Gresik

×

Kampung Sampah Kini Hadir Di Kabupaten Gresik

Sebarkan artikel ini
Foto pengolahan sampah
Foto pengolahan sampah

Gresik, Sekilasmedia.com – Tumpukan sampah import yang diduga diperjual belikan, ditemukan Desa Sumengko Kecamatan Wringinanom dan Desa Karangandong Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik.

Sampah berupa kertas dan plastik bekas kemasan suatu barang, yang berasal dari perusahaan (pabrik kertas) yang berada di wilayah setempat dengan cara membeli.

Bahkan, Camat Wringinanom Suwartono tidak menampik jika di salah satu desa yang ada di wilayahnya terdapat sampah import.

BACA JUGA :  Peby Anggi Pratama Resmi Dilantik Menjadi DPRD Kota Palembang 2024 -2029 Siap Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat

“Di Desa Sumengko memang ada pabrik kertas, yang limbahnya dikelolah oleh warga. Untuk dijadikan biji plastik maupun barang-barang bernilai jual,” katanya, Sabtu (22/6/2019).

“Sebenarnya kami bersama jajaran Muspika lainnya, sudah melakukan upaya untuk memberikan masukan ke warga terkait masalah sampah import ini. Tapi, terus terang saya sendiri belum tahu saat ini masih ada atau tidak,” ujarnya.

Ditambahkan Suwartono bahwa sampah limbah pabrik kertas itu, tidak diperjual belikan tetapi pihak perusahaan memberikan kesempatan kepada warga untuk mengelolahnya.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Asahan Ikuti Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke -78 Provinsi Sumatera Utara

“Kalau jual beli sampah itu tidak benar, wong itu limbah pabrik yang diambil warga untuk diolah atau didaur ulang,” tegasnya.

Temuan sampah import itu, terungkap setelah Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) menemukan tumpukan sampah berupa kertas dan plastik bekas kemasan suatu barang dengan merk import. Seperti dari, Australia maupun Amerika.(Huf/sh)