Peristiwa

Pekerja Tambang Pasir , Tertimbun Batu Besar Tewas  di Tempat

×

Pekerja Tambang Pasir , Tertimbun Batu Besar Tewas  di Tempat

Sebarkan artikel ini
Lokasi kejadian pekerja tambang yang tertimbun

Lumajang, SekilasMedia.com– Warga Desa. Rowobaung Kecamatan  Pronojiwo Kabupaten Lumajang, telah digegerkan oleh adanya kabar kejadian seorang penambang pasir yang tewas tertimbun batu besar di aliran sungai Dusun. Kalibening, Desa. Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jum’at (05/07/2019).

Korban yang tewas bernama, Anang (36), Warga Dusun.Rowobaung (Rt,38 – Rw,14), Desa/Kecamatan  Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Anang, tewas ditempat kerjanya di lokasi tambang pasir pada hari Jum’at, sekira pukul: 13.30, Wib.

Diketahui lokasi aliran tambang tempat korban bekerja, miliknya Moch.Sujak Rizal, Warga Dusun. Kalibening, Rt 02 Rw 01, Desa/Kec.Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, di ketahui juga tentang aliran tambang pasir tersebut sudah mengantongi surat ijin.

BACA JUGA :  Polisi Berhasil Meringkus Pembakar Mobil Alphard Via Vallen

Petugas Polsek Pronojiwo mendengar kejadian tersebut, berawal dari laporan salah satu Warga yaitu, Moch.Sujak Rizal (39) Warga Dusun.Kalibening, Rt.02 Rw.01, Desa./Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Setelah adanya Kabar yang diterima petugas Polsek Pronojiwo, Kapolsek Iptu. Basuki Rahmad S.H., bersama Anggotanya langsung menuju lokasi kejadian perkara (TKP).guna lakukan olah TKP dan segera mengevakuasi Korban.

Menurut keterangan dari para saksi,
awal mula dari kejadian tersebut, bahwa pada hari Jum’at, tanggal (05 Juli 2019), sekira pukul:12.45 Wib, setelah Sholat jum’at, dirinya langsung pergi ke tambang tempat ia bekerja dengan maksud mencari pasir. yaitu dikawasan aliran sungai Dsn. Rowobaung, Kecamatan./Desa. Pronojiwo Kabupaten Lumajang.

Setibanya dilokasi, lalu korban membuat paliran pasir yang berada di bawah batu besar. dan selang beberapa lama batu tersebut langsung jatuh dan menimpa korban.dikarenakan para saksi tidak dapat menolongnya, lalu para saksi meminta pertolongan Warga sekitar.

BACA JUGA :  Jalur Banyuwangi - Jember Terputus Akibat Banjir Bandang Di Banyuwangi

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban, telah menerimakan atas kematian korban. serta keberatan untuk dilakukan pemeriksaan dalam (Autopsi). karena menurut keluarganya korban, kematiannya murni akibat kecelakaan dalam bekerja. dan pihak keluarga juga siap membuat pernyataan yang disaksikan Kepala Desa Pronojiwo.

Sesuai permintaan keluarga korban yang tertuang dalam surat pernyataan, bahwa keluarga sudah menerimakan atas kematian korban akibat murni kecelakaan dalam bekerja. Serta pihak keluarga tidak menginginkan adanya proses Autopsi, dan kemudian keluarga korban langsung melakukan proses pemakanan terhadap korban,” Pungkasnya (Shelor).