Peristiwa

Heboh!! Warga Panik Setelah Tahu Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat

×

Heboh!! Warga Panik Setelah Tahu Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat

Sebarkan artikel ini
Heboh!! Warga Panik Setelah Tau Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat
Foto Heboh!! Warga Panik Setelah Tau Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat
Heboh!! Warga Panik Setelah Tau Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat
Foto Heboh!! Warga Panik Setelah Tau Bom Seberat 125 Kg, Jatuh Dari Pesawat

LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pagi tadi Warga Dusun Krajan Desa Bago Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, sempat dibuat panic oleh benda berupa Bom latih seberat 100-125 kg, yang jatuh dari pesawat sukhoi milik TNI AU, yang saat itu sedang latihan di lapangan AWR Pandanwangi Tempeh dan melintas di Wilayah pasirian. Jum’at (06/09/2019).

Bom latih tersebut jatuh dikebun tebu setelah ada pesawat tempur yang melintas di udara, dan saat itu bom tidak meledak hanya mengeluarkan asap dan menancap di tanah. selanjutnya oleh warga yang mengetahui langsung dilaporkan ke polsek pasirian dan koramil pasirian.

BACA JUGA :  Bikin Kegaduhan Dan Resah Warga, Tujuh Anjal Ini Diamankan Satpol PP Kota Kediri

Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban SH.SIK.MM.MH.menjelaskan
“Kejadian ini terjadi akibat adanya human eror dan untungnya tidak ada korban jiwa maupun materiil akibat jatuhnya bom seberat 125kg tersebut. bom latih yang jatuh tersebut sudah dievakuasi dan dikembalikan ke lokasi latihan di AWR Pandanwangi oleh Petugas Polsek menggunakan kendaraan Patroli 02 Polsek Pasirian.

BACA JUGA :  TELAH DI TEMUKAN MAYAT GANTUNG DIRI DI RUMAH KOS

Pihak Kepala AWR Pandanwangi juga telah menjelaskan bahwa bom yang terjatuh tidak memiliki daya ledak karena tujuannya semata-mata untuk latihan saja dan saya minta warga agar tidak panic terkait kejadian ini” ungkap Arsal.

kepala AWR pandanwangi Kapten JOKO mengatakan “Bom latih tersebut tidak memiliki daya ledakan dan hanya mengeluarkan asap karena hanya untuk latihan saja. Lain kali kami akan lebih berhati-hati dalam pengoprasian pesawat tempur agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari” terang Joko.(Shelor)