Hukum

Ormas Projo Undur Diri Pasca Mengawal Jokowi Karena Kabinet Jokowi Tidak sesuai Harapan

×

Ormas Projo Undur Diri Pasca Mengawal Jokowi Karena Kabinet Jokowi Tidak sesuai Harapan

Sebarkan artikel ini
Ormas Projo Undur Diri Pasca Mengawal Jokowi Karena Kabinet Jokowi Tidak sesuai Harapan
Foto
Ormas Projo Undur Diri Pasca Mengawal Jokowi Karena Kabinet Jokowi Tidak sesuai Harapan
Foto ketua umum Ormas Projo Budi Arie Setiadi saat memberikan keterangan

JAKARTA, Sekilasmedia.com – Pasca Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2019 – 2024 kemarin. Sebagian kelompok relawan atau organ pendukung Jokowi mulai menunjukkan sikap setelah diketahui daftar nama para anggota Kabinet Jokowi periode kedua itu tidak seperti yang diharapkan.

Ketua Umum Ormas PROJO Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa tugas organisasinya telah selesai dengan mendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019.

“Terima kasih atas kerja samanya selama ini. Tugas Projo sudah selesai hingga pelantikan 20 Oktober 2019. Selamat bekerja pemerintahan Jokowi – KMA dan Kabinet Indonesia kerja. Dan mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan selama ini. Izin pamit untuk kembali ke kehidupan awal. Tugas politik Projo mengawal Jokowi dalam dua periode sudah selesai,” ujarnya singkat, yang disampaikan kepada sejumlah tokoh dalam acara konferensi pers di Resto Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat. Selasa (22/10) kemarin.

BACA JUGA :  LAGI- LAGI Pengedar Sabu dan dobel L ?? Pria Asal Ngebong Berhasil Diungkap Satresnarkoba, Dan dijebloskan SEL tahanan Mapolres Tulungagung 

Menurutnya, Projo akan ikhlas jika memang tak dibutuhkan lagi keberadaannya oleh Jokowi. Karena tugas politik dan sejarah relawan Projo dinilainya sudah selesai setelah Jokowi berhasil menjadi Presiden RI untuk kedua kalinya ini.

Dilansir dari tempo.co bahwa Kabar pembubaran Projo yang berdiri sejak Desember 2013 itu dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Projo Handoko. Dan menurutnya, tugas sejarah Projo memang sudah berakhir seiring dengan terlewatinya seluruh tahapan Pemilu 2019. Selain itu, Projo juga menangkap sinyal kekecewaan dari relawan-relawan akar rumput ihwal pemilihan Kabinet Jokowi Jilid II ini.

BACA JUGA :  Aksi Bejat Ayah Kandung Tega Berbuat Asusila terhadap Anaknya Diungkap Polres Gresik

“Salah satu penyebabnya adalah mengenai pemilihan Wishnutama menjadi menteri, padahal dia tidak berperan besar dalam pemenangan Jokowi baik di Pilpres 2014 maupun 2019. Bahkan, Partai Gerindra yang jelas-jelas rival Jokowi dalam dua pilpres bisa masuk kabinet. Ada beberapa nama yang selama ini menjadi die-hard Pak Jokowi yang loyal dan cakap namun tidak mendapat tempat di kabinet,” ungkap Handoko selaku Sekjen Projo.(Put)