
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Pemahaman terhadap sejarah akan cikal bakal Lumajang sangat penting untuk menambah wawasan kepada masyarakat.
Demikian isi sambutan tertulis Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML., yang dibacakan oleh Pj. Sekda, Agus Triyono, M.Si., saat membuka Halaqah Kebangsaan dalam rangka meperingati Hari Santri Nasional (HSN), di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Rabu (23/10/19).
“Perlu kita sadari bahwa pengetahuan kita amat sangat terbatas, sehingga perlu adanya pemahaman dan pengetahuan, khususnya dibidang wawasan kebangsaan dan sejarah akan cikal bakal Kabupaten Lumajang,” kata Pj Sekda seperti dikutip dalam sambutan tertulis bupati.
Kegiatan yang mengusung tema “Babak Baru Sejarah Islam Nusantara dari Lamajang Tigang Juru” itu, diisi oleh dua narasumber yaitu, Ketua Lesbumi PBNU, Prof. DR. KH. Agus Sunyoto, Lc., serta Direktur Islamic Center Nusantara, Ahmad Ginanjar Sya’ban.
Pj Sekda menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Selebihnya, Ia menilai, terlaksananya kegiatan itu dapat menambah pemahaman serta wawasan akan pentingnya sejarah dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap, sejarah Kabupaten Lumajang dapat lebih meluas lagi. Artinya, para peserta halaqah diharapkan dapat mengamalkan kepada masyarakat di lingkungan masing – masing.
“Saya harap para peserta untuk benar-benar mengikuti, memehami dengan sungguh-sungguh dan untuk selanjutnya diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Ketua panitia penyelenggara, Jamaluddin mengatakan, terselenggaranya kegiatan itu, bertujuan untuk menumbuh kembangkan rasa solidaritas, memberikan pemahaman terhadap masuknya Islam di tanah Jawa, khususnya di Kabupaten Lumajang serta menumbuhkan ckrawala budaya Islam Nusantara dari sudut pandang sejarah.
Acara itu, diikuti oleh ratusan peserta, yang terdiri dari, Muspida Lumajang, OPD di Lingkungan Pemkab Lumajang, pengurus struktural PCNU, pengasuh pondok pesantren serta kepala sekolah di bawah lingkungan Ma’arif NU. (Maria)











